Loadingtea

NUSSA.CO, SAMARINDA — DPRD Kota Samarinda mulai mengunci arah kerja bulan Agustus 2026 melalui Rapat Koordinasi Pimpinan yang dilanjutkan dengan Rapat Badan Musyawarah (Banmus). Agenda ini menjadi dasar penyusunan kalender kegiatan legislatif agar seluruh fungsi dewan berjalan terarah dan terukur.

Rapat yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Samarinda,  Rabu (29/7/2026) itu dipimpin langsung Ketua DPRD, Helmi Abdullah, bersama unsur pimpinan dan anggota Banmus. Sejumlah agenda strategis disepakati, mulai dari rapat paripurna, kegiatan alat kelengkapan dewan (AKD), panitia khusus (Pansus), hingga pembahasan lintas komisi.

Helmi menegaskan, penyusunan jadwal sejak awal menjadi langkah penting untuk menghindari tumpang tindih agenda di tengah padatnya aktivitas legislatif.

“Agustus ini agendanya padat. Harus disusun dari awal supaya semua berjalan tertib dan efektif,” ujarnya.

Banmus, lanjutnya, menjadi instrumen utama dalam mengatur ritme kerja DPRD setiap bulan. Dengan kalender yang telah ditetapkan, seluruh komisi dan perangkat dewan memiliki acuan yang sama dalam menyelesaikan pembahasan sesuai target.

Tak hanya agenda legislasi, DPRD juga mulai memfokuskan perhatian pada tahapan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pembahasan ini menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan arah pembangunan dan pelayanan publik tahun berikutnya.

Rincian jadwal pembahasan anggaran akan diumumkan setelah seluruh tahapan disepakati, dengan menyesuaikan kesiapan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD). “Pembahasan APBD jadi prioritas. Harus dipersiapkan matang,” kata Helmi.

Ia menekankan, padatnya agenda menuntut sinkronisasi yang kuat antar unsur di DPRD. Tanpa koordinasi yang baik, pembahasan berpotensi tidak maksimal.

DPRD, kata Helmi, harus memastikan tiga fungsi utama legislasi, penganggaran, dan pengawasan berjalan seimbang. Kuncinya ada pada perencanaan kerja yang disiplin dan terstruktur.

Dengan kalender kerja yang telah disusun, DPRD Samarinda menargetkan seluruh agenda Agustus dapat berjalan tepat waktu, efektif, dan menghasilkan keputusan yang berdampak langsung bagi masyarakat. (*/Adv)