Genjot Pengawasan Partisipatif, Ini Langkah Bawaslu Kaltim!
NUSSA.CO, SAMARINDA – Masyarakat memegang peranan penting dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) , terlebih tahun 2024 dilakukan secara serentak seluruh Indonesia. Pengawasan partisipatif menjadi satu langkah yang terus disosialisasikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tanpa terkecuali Bawaslu Kaltim.
Intensitas sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan peran serta masyarakat, khususnya peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawasi berjalannya pesta demokrasi lima tahunan ini. “Kami ingin mengajak masyarakat untuk turut serta melaporkan atau memberikan informasi ketika menemukan dugaan pelanggaran,” ucap GALEH Akbar Tanjung, Komisioner Bawaslu Kaltim yang ditemui saat menggelar sosialisasi oengawasan partisipatif di salah satu Perguruan Tinggi di Samarinda, Selasa (3/9/2024) siang.
Bonus demografi Indonesia secara umum dan Kaltim secara khusus, membuat gerakan ini menyasar peranan generasi milenial dan gen-Z. “Kami juga menyasar anak SMA untuk sosialisasi, bukan hanya di tingkat provinsi, tapi juga di kabupaten, kota, hingga kecamatan,” tambahnya.
Bawaslu Kaltim juga menginisiasi gerakan Bawaslu Mengawasi. Kedepannya Bawaslu Kaltim akan melibatkan 33 perguruan tinggi dan 209 sekolah di Kaltim dalam sosialisasi pengawasan Pilkada.
Tujuannya untuk membangun kesadaran dan memberikan informasi tentang pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal pilkada serentak, sehingga tercipta proses pemilihan yang jujur, adil, dan berintegritas.
“Harapannya dapat menciptakan lingkungan yang lebih transparan dan akuntabel dalam pelaksanaan Pilkada 2024, serta mendorong partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda,” pungkas Galeh Akbar Tanjung. (*/Adv)
Tinggalkan Balasan