Kelurahan Nalu Membara, 6 Rumah Ludes Terbakar
NUSSA.CO, TOLITOLI – Musibah kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Selasa (23/12/2025) dinihari.
Si jago merah mulai mengamuk sekitar pukul 04:00 Wita dan mengakibatkan sedikitnya enam unit rumah warga ludes dilalap si jago merah.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah yang berada di bagian tengah permukiman. Karena sebagian besar bangunan masih semi-permanen dan berbahan kayu, api dengan sangat cepat menjalar ke bangunan di sisi kiri dan kanan.
“Saya terbangun karena mendengar kegaduhan warga di luar. Saat melihat jendela, api sudah membesar di rumah tetangga bagian tengah. Prosesnya sangat cepat, hanya hitungan menit api sudah merambat,” ujar Ani, salah satu warga setempat.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tolitoli yang tiba di lokasi segera berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak meluas ke area permukiman lainnya. Meskipun petugas telah dikerahkan secara maksimal, besarnya api dan material bangunan yang mudah terbakar membuat proses pemadaman dan pendinginan berlangsung cukup lama.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa memilukan ini. Namun, dampak kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain kehilangan tempat tinggal yang kini rata dengan tanah, puluhan jiwa terpaksa mengungsi karena kehilangan harta benda mereka.
Terpisah, Kasi Humas Polres Tolitoli Iptu Budi Atmodjo meyebutkan, penyebab pasti kebakaran masih menjadi teka-teki. Polres Tolitoli telah memasang garis polisi di lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan lebih lanjut dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Selain itu, masyarakat lainnya juga diimbau agar tetap waspada menjaga rumah dan harta benda dari kebakaran. Dengan cara, tidak membakar sasuatu dengan sembarangan memastikan instalasi listrik di rumah lebih aman,, dan menghidupkan lagi patroli keamanan dilingkunhan tempat tinggal, dalam rangka antisipasi cepat jika terjadi bencana kebakaran maupun bentuk benvana lainnya.
“Mengingat musibah ini terjadi di tengah pemukiman padat, warga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi arus pendek listrik dan penggunaan kompor. Pihak berwenang, termasuk jajaran Forkopimda Tolitoli di bawah koordinasi Pemerintah Daerah senantiasa mengingatkan masyarakat untuk saling menjaga keamanan lingkungan,” pesannya. (ham)
Tinggalkan Balasan