Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar FinExpo 2024, yang kali ini berlangsung di Kota Balikpapan pada 3 hingga 6 Oktober. Acara tahunan yang telah dimulai sejak 2018 ini menjadi bagian dari upaya OJK dan berbagai pihak dalam meningkatkan literasi serta inklusi keuangan di seluruh Indonesia, terutama di kalangan masyarakat umum dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Plt Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, Ismail Riyadi, menyatakan bahwa FinExpo adalah salah satu langkah konkret OJK dalam mendukung agenda pemerintah untuk mencapai target inklusi keuangan nasional. “Tahun ini kami menggelar FinExpo di Balikpapan, untuk mendorong pemahaman masyarakat akan pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan aman. Dengan tema ‘Mewujudkan Akses Keuangan yang Inklusif untuk Masyarakat Produktif’, kegiatan ini merupakan rangkaian dari Bulan Inklusi Keuangan,” kata Ismail, Kamis (3/10/2024).

Indonesia menargetkan inklusi keuangan mencapai 90% pada akhir 2024 dan 98% di tahun 2045. “Tingkat inklusi keuangan yang tinggi akan memperkuat fondasi ekonomi masyarakat, terutama dengan semakin meningkatnya pemanfaatan layanan keuangan digital. Tahun ini, kami mengajak masyarakat Kalimantan untuk bersama-sama mewujudkan target ini dengan mengenal lebih dalam layanan keuangan yang ada,” lanjut Ismail.

Dalam acara ini, OJK meluncurkan kampanye Gerakan Cerdas Keuangan Nasional (GenCarkan) untuk mendorong literasi keuangan, khususnya bagi generasi milenial dan Gen Z. “Kami paham bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam perekonomian bangsa. Oleh karena itu, FinExpo juga dirancang untuk memberikan pengetahuan keuangan, mulai dari pengelolaan dana, investasi, hingga keamanan bertransaksi di era digital,” ungkapnya.

Ismail juga mendorong masyarakat untuk mencoba sendiri layanan perbankan digital yang semakin maju. “Kami sarankan masyarakat untuk mengecek layanan keuangan secara langsung. Coba aplikasi perbankan digital, rasakan sendiri keamanan dan kecepatan transaksinya. Dengan begitu, kita akan semakin yakin untuk memanfaatkannya dengan optimal,” ujarnya.

FinExpo 2024 di Balikpapan melibatkan 70 lembaga keuangan, termasuk bank konvensional, syariah, perusahaan pembiayaan, pasar modal, hingga perusahaan teknologi finansial (fintech). Acara ini juga menghadirkan 7 UMKM sebagai mitra industri keuangan. “Kami ingin memberikan ruang bagi UMKM untuk mengakses berbagai informasi terkait layanan keuangan. Dengan sinergi ini, UMKM bisa berkembang lebih baik dan meningkatkan skala bisnisnya,” jelas Ismail.

Selain pameran, FinExpo 2024 juga akan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan. Mulai dari talkshow tentang manajemen keuangan, konsultasi langsung dengan pakar finansial, hingga kompetisi untuk anak-anak, remaja, dan dewasa. “Kami juga mengadakan fashion show, stand-up comedy, hingga konser musik yang menampilkan Kahitna dan Fabio Asher. Tujuannya, agar masyarakat dari berbagai kalangan usia merasa nyaman dan tertarik untuk datang, sekaligus belajar tentang pengelolaan keuangan yang baik,” tutur Ismail.

Ismail juga menyoroti pentingnya edukasi tentang keamanan bertransaksi secara digital. Ia mengimbau masyarakat untuk memahami fitur keamanan, seperti verifikasi wajah, sidik jari, serta kode OTP dalam aplikasi keuangan digital. “Teknologi keuangan saat ini sudah sangat canggih dan aman, asalkan kita juga paham cara menggunakannya. Jangan bagikan OTP kepada siapapun dan segera hubungi layanan pelanggan jika terjadi masalah. Ini adalah langkah penting untuk melindungi uang kita,” katanya.

Dengan adanya FinExpo, OJK berharap masyarakat dapat lebih mengenal produk-produk keuangan yang ada, baik itu tabungan, investasi, hingga asuransi, dan memanfaatkannya untuk mencapai kesejahteraan. “Mari kita jadikan FinExpo ini sebagai ajang untuk memperoleh informasi dan edukasi seputar keuangan. Dengan demikian, masyarakat dapat berkontribusi dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat dan inklusif,” pungkas Ismail.

Selain menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung acara ini, Ismail berharap FinExpo bisa mendorong partisipasi aktif dalam membangun kesadaran finansial masyarakat. “Keuangan yang inklusif dan merata adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045. Melalui FinExpo ini, kita wujudkan ekosistem keuangan yang kuat dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” tambahnya.

Dengan berbagai promo menarik, edukasi, dan hiburan yang dihadirkan, FinExpo 2024 di Balikpapan diharapkan mampu menarik ribuan pengunjung dan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah. (yes)