PPU Dorong Pembangunan Menara Baru, Sinergi Atasi Blankspot Internet
NUSSA.CO, PPU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggandeng Direktorat Telekomunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia (RI) dalam langkah signifikan untuk mengidentifikasi area blankspot di wilayah tersebut.
Kerja sama ini diawali dengan survei lapangan yang dilakukan belum lama ini, yang bertujuan untuk memetakan wilayah dengan sinyal lemah atau tidak ada akses internet. Program ini difokuskan pada desa-desa yang berada di bawah kategori Non 3T, atau wilayah yang tidak termasuk dalam kategori terluar, terdepan, dan tertinggal, namun tetap memerlukan perhatian khusus dalam hal akses internet.
Imam Nur Ramadhany, pejabat yang bertanggung jawab dalam penyusunan kebijakan tarif dan interkoneksi, menjelaskan bahwa survei lapangan ini mencakup analisis titik koordinat, potensi jumlah penduduk, serta kondisi topografi di area yang disurvei. Menurutnya, empat desa yang menjadi target awal program ini adalah Giripurwa, Sidorejo, Sumber Sari, dan Rintik. Wilayah-wilayah tersebut dinilai memiliki kebutuhan mendesak dalam perbaikan layanan internet melalui program Desa 3435 Non 3T Blankspot 4G.
“Hasil survei ini nantinya akan dibahas lebih lanjut dengan penyelenggara telekomunikasi dan provider seluler untuk menentukan solusi yang paling tepat, baik berupa pembangunan menara telekomunikasi baru maupun optimalisasi jaringan yang sudah ada,” terangnya. Rabu (2/10/2024)
Imam menekankan bahwa keputusan untuk mendirikan menara baru sangat dipengaruhi oleh kondisi topografi masing-masing lokasi, sehingga survei ini menjadi langkah awal yang penting.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian, Syafrudin Lamato, menambahkan bahwa survei ini merupakan tindak lanjut dari proposal yang telah diajukan sebelumnya untuk mengatasi masalah blankspot di PPU. “Kami berharap bahwa semua usulan ini dapat segera direalisasikan guna mendukung pelayanan publik berbasis digital, terlebih karena PPU merupakan wilayah yang masuk dalam rencana pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN),” pungkasnya. (Adv/DiskominfoPPU)
Tinggalkan Balasan