Loading

NUSSA.CO, SAMARINDA – Mengajak siswa untuk mengembangkan rasa cinta terhadap lingkungan, Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, mengedukasi pengurangan sampah di lingkungan sekolah. Volume sampah masyarakat yang tinggi, khususnya sampah plastik yang sulit terurai, masih menjadi perhatian yang signifikan.

Oleh karena itu, bukan tanpa alasan bahwa masalah ini terus berlanjut. Puji, sapaan akrabnya, menekankan perlunya sinkronisasi antara program pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan kota bebas sampah.

Pada Jum’at (10/03/2023), ia menjelaskan bahwa ada program pengurangan sampah yang terbentang dari pusat hingga ke daerah, dan merupakan program yang linier dan sinkron yang memerlukan sosialisasi antara orang tua siswa melalui pertemuan-pertemuan.

Pembicara menekankan bahwa program pemerintah hanya akan berhasil jika disosialisasikan dengan benar dan masyarakat dididik tentang hal itu, sehingga menghindari kebingungan, terutama di kalangan orang tua siswa.

“Jadi ketika misal aturan itu dijalankan melalui sekolah orangtua murid tidak bingung karena sudah disosialisasikan aturan tersebut. Bagaimana seorang anak wajib MembawaTumbler dan tempat makanan,” pungkasnya. (Adv)