Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan kembali mencatatkan prestasi di kancah nasional. Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, dan Ketua Sementara DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, menerima penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023 kategori kota sedang. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen kuat kedua pemimpin dalam menerapkan kebijakan lingkungan berkelanjutan di kota mereka.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, di Gedung Manggala Wanabakti, KLHK, Jakarta, pada Rabu (17/9/2024). Bagi Rahmad Mas’ud, ini adalah penghargaan ketiganya secara berturut-turut dalam kategori yang sama.

Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, mengapresiasi sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRD Balikpapan, yang menurutnya merupakan kunci utama dalam keberhasilan program lingkungan. Ia juga menyebut bahwa penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra kini tidak hanya diberikan kepada kepala daerah, tetapi juga kepada pimpinan DPRD yang ikut mendukung kebijakan lingkungan tersebut.

“Kami sangat bangga dengan sinergi yang terjalin antara Wali Kota dan DPRD Balikpapan. Kota ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi yang baik dapat menghasilkan kebijakan lingkungan yang berdampak luas,” ungkap Siti Nurbaya dalam sambutannya.

Alwi Al Qadri, yang menerima penghargaan atas nama pimpinan DPRD, mengungkapkan jika pihaknya akan terus mendukung dan memperkuat kebijakan-kebijakan lingkungan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Balikpapan. Menurutnya, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan DPRD siap mengawal kebijakan tersebut melalui dukungan anggaran serta sosialisasi kepada masyarakat.

“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus mendorong program-program lingkungan yang sudah berjalan. Kami berkomitmen untuk selalu mendukung langkah-langkah pemerintah kota dalam melestarikan lingkungan dan menjaga keberlanjutan,” ujarnya.

Rahmad Mas’ud, yang sudah tiga kali berturut-turut menerima penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra, menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata dari komitmen Balikpapan terhadap keberlanjutan lingkungan. Ia juga menekankan bahwa penghargaan ini tidak hanya untuk pemerintah kota, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Balikpapan yang terus mendukung berbagai inisiatif lingkungan.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras kita semua, mulai dari pemerintah hingga masyarakat yang mendukung berbagai program lingkungan. Semoga kita terus konsisten menjaga Balikpapan sebagai kota yang peduli terhadap kelestarian lingkungan,” kata Rahmad.

Beberapa program inovatif yang mendukung pencapaian ini antara lain pengelolaan sampah berbasis rumah tangga, pengendalian banjir melalui proyek tahun jamak DAS Ampal, serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam program Panen Air Hujan (PAH) dan Sinergi Antisipasi Bencana Balikpapan (Sigab).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, yang turut hadir dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa Balikpapan telah menerapkan berbagai inovasi dalam tata kelola lingkungan. Salah satu yang paling menonjol adalah aplikasi One Maps One Data, yang memberikan informasi tata ruang secara elektronik, serta Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2022 tentang pengelolaan sampah rumah tangga yang mendorong warga untuk memilah sampah sejak dari rumah.

“Inovasi-inovasi ini membuat Balikpapan menjadi kota yang lebih ramah lingkungan dan mampu menghadapi tantangan perubahan iklim,” jelas Sudirman. (*/Adv)