Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Keluhan soal banjir, jalan lingkungan, hingga kebutuhan ruang usaha kecil kembali mencuat saat Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Syarifudin Oddang, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2024/2025 di Perum Graha Indah, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Kamis (28/8/2025) malam. Puluhan warga hadir dan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan persoalan yang masih membelit kehidupan sehari-hari mereka.

Isu banjir menjadi sorotan utama. Warga mengeluhkan saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik sehingga air cepat meluap setiap kali hujan deras.

“Kalau hujan deras, air cepat meluap karena saluran tidak berfungsi baik. Akibatnya, rumah kami sering kebanjiran,” ungkap Rini, seorang warga yang rumahnya kerap terdampak.

Selain masalah drainase, warga juga menyoroti jalan lingkungan yang belum merata serta minimnya penerangan jalan umum (PJU). Kondisi ini dinilai membahayakan warga, terutama saat malam hari.

Tak berhenti di situ, aspirasi juga mengalir terkait kebutuhan ruang usaha untuk pelaku UMKM setempat. Banyak warga Graha Indah yang memiliki usaha kecil, namun belum ada lokasi khusus yang bisa menampung dan mengembangkan potensi ekonomi mereka.

“Kami juga butuh ruang bagi UMKM. Banyak warga punya usaha kecil, tapi belum ada lokasi yang bisa menampung,” kata Haris, tokoh masyarakat Graha Indah.

Isu pemanfaatan hutan mangrove juga sempat mencuat. Warga berharap kawasan tersebut bisa dioptimalkan sebagai sumber ekonomi alternatif, misalnya melalui ekowisata atau pengolahan hasil mangrove. Sementara itu, sejumlah warga lainnya meminta perhatian pada akses jalan menuju GPID Yerusalem yang masih berupa batu latrit sehingga sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Menanggapi beragam masukan itu, Syarifudin Oddang menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Menurutnya, reses adalah sarana penting bagi dewan untuk mendengarkan langsung kebutuhan warga.

“Semua aspirasi ini penting. Kami akan kawal melalui fungsi pengawasan dan penyusunan program pembangunan daerah. Harapannya kebutuhan masyarakat bisa terakomodasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan di Balikpapan Utara.

“Warga Graha Indah sudah menyampaikan dengan jelas, dan tugas kami tinggal memperjuangkannya,” pungkasnya. (Adv)