Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Maraknya kasus pencurian meteran air di Balikpapan menjadi isu serius bagi Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB). Untuk menekan kasus pencurian yang terus berulang, PTMB meminta pelanggan agar meningkatkan kewaspadaan dengan menggembok meteran air yang mereka miliki.

Tenaga Ahli Humas PTMB, Adelina, menyatakan bahwa meskipun pencurian meteran air di luar tanggung jawab langsung PTMB, perusahaan tetap membuka diri untuk membantu pelanggan yang menjadi korban pencurian.

“Kami menganjurkan kepada pelanggan untuk segera melaporkan setiap kasus kehilangan meteran air. Dengan adanya laporan ini, kami dapat mengetahui kondisi di lapangan dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk membantu pelanggan,” ungkap Adelina.

Menurutnya, pencurian meteran air tidak hanya meresahkan, tetapi juga berdampak langsung pada pasokan air bersih bagi warga. Oleh karena itu, PTMB memberikan perhatian khusus untuk memberikan solusi dan tindak lanjut terhadap masalah ini. “Jika ada laporan kehilangan, tim kami akan segera melakukan investigasi di lapangan dan menyusun kronologi kejadian,” tambahnya.

Setelah menerima laporan, tim investigasi PTMB akan menentukan langkah selanjutnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, PTMB akan mengevaluasi apakah pelanggan yang kehilangan meteran air berhak atas penggantian gratis atau perlu membeli meteran baru. Proses ini dilakukan untuk memastikan adanya kejelasan dan solusi yang adil bagi pelanggan yang mengalami kerugian.

“Kami menyadari bahwa pencurian ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Oleh karena itu, kami akan mendalami laporan dan mengambil tindakan yang tepat. Meskipun pergantian meteran bukan sepenuhnya tanggung jawab kami, PTMB tetap berkomitmen untuk membantu pelanggan melalui investigasi dan rekomendasi solusi terbaik,” jelas Adelina.

Untuk mencegah terjadinya pencurian meteran air, PTMB mengimbau agar pelanggan lebih aktif menjaga keamanan aset tersebut. Salah satu langkah preventif yang disarankan adalah dengan menggembok meteran air. Menurut PTMB, tindakan sederhana ini bisa efektif menurunkan risiko pencurian, karena pelaku akan berpikir dua kali sebelum mencoba membongkar meteran yang sudah terkunci.

“Kami sarankan kepada seluruh pelanggan untuk segera menggembok meteran air mereka. Selain itu, jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar meteran, segera laporkan kepada kami. Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat kami bisa memberikan bantuan,” tutur Adelina.

PTMB berharap, melalui kerja sama yang baik dengan pelanggan, aksi pencurian meteran air dapat diminimalisir. Pasokan air bersih merupakan prioritas utama PTMB, dan kerugian akibat pencurian meteran bisa mengganggu kualitas layanan. Oleh karena itu, sinergi antara pelanggan dan PTMB diharapkan bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Sebagai upaya tambahan, PTMB memberikan beberapa saran keamanan bagi pelanggan, seperti :

Pasang Kunci Gembok Berkualitas: Pastikan meteran air dikunci dengan gembok yang memiliki tingkat keamanan tinggi.

Tempatkan Meteran di Lokasi Mudah Diawasi: Usahakan meteran air ditempatkan di area yang dapat diawasi oleh penghuni rumah.

Pemasangan Penerangan: Pasang lampu di sekitar lokasi meteran untuk mencegah aksi pencurian di malam hari.

Dengan adanya kesadaran dan langkah-langkah preventif ini, PTMB optimistis kasus pencurian meteran air di Balikpapan akan berkurang. “Keamanan meteran air adalah tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama dan kesadaran dari semua pihak, kita dapat menjaga kelangsungan pasokan air bersih bagi seluruh warga kota,” tutup Adelina. (yes)