Dukungan ANWAR-RENY Semakin Tak Terbendung
Rival Politik Mulai Tebar Berita Fitnah
NUSSA.CO, TOLITOLI – Doa dan dukungan masyarakat Sulawesi Tengah kepada calon gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, terus mengalir hingga semakin tak terbendung.
Hanya saja, di tengah kecintaan dan harapan rakyat Sulawesi Tengah terhadap figur H. Anwar Hafid, para rival politik ternyata tidak tinggal diam, bahkan semakin kencang menghembuskan kabar dan berita fitnah.
Koordinator Tim Kuasa Paslon BERANI Kabupaten Tolitoli Irfan Siduppa menyakini, upaya-upaya menebar fitnah merupakan bentuk kepanikan setelah melihat dan merasakan bahwa dukungan rakyat kepada pasangan BERANI terus meluas, sehingga memilih cara-cara kotor untuk membangun opini negatif melalui selebaran-selebaran berisikan fitnah keji terhadap pribadi H. Anwar Hafid.
“Jelas ini adalah bentuk kepanikan dari rival-rival politik pak Anwar, lalu menggunakan cara-cara kotor dan keji di perhelatan Pilgub Sulteng 2024. Rival-rival politik telah patah arang melihat dukungan rakyat makin meluas, dan tinggal beberapa hari kedepan kita akan melihat mandat rakyat akan diberikan kepada pasangan Anwar-Reny,” ungkap Irfan Siduppa.
Nah, salah satu selebaran berjudul “Anwar Tidak Amanah, Rela Tinggalkan Jabatan DPR” untuk ambisinya, adalah tuduhan yang sangat tendensius dan tanpa dasar etik sama sekali.
“Norma apa yang dilanggar pak Anwar ketika beliau memutuskan meninggalkan jabatan anggota DPR RI dan maju sebagai calon Gubernur Sulawesi Tengah. Justru hal ini menunjukkan bahwa beliau adalah politisi yang matang dan berani mengambil peran dan tanggungjawab yang lebih besar menjadi gubernur,” nilainya.
Fitnah lain yang disebar di wilayah pasar Sigi, “Anwar Hafid Dipanggil Kejaksaan Morowali Kasus Penyertaan Modal Perusahaan Daerah”. Ini adalah isu sampah yang selalu didaur ulang oleh rival-rival politik dalam setiap momentum pemilu-pemilukada, yang dimaksudkan untuk membangun opini bahwa Anwar Hafid sebagai pelaku korupsi.
Sangat disayangkan, sebaran berita bohong tentang H. Anwar adalah merupakan bencana politik era modern.
“Ingat, bahwa Pilkada itu bagian dari pesta Pemilu, karena itu mari kita lakoni dengan penuh santun, damai riang gembira dan tidak menghalakan segala cara, siapa pun pemenang diantara ketiga kontestasi ini tentu adalah pemimpin kita Bersama, maka konsekwensinya jika saat ini Anwar-Reny terus mengepakan sayap pengaruhnya diranah jagat maya maupun dunia nyata para pemilih, terimalah itu sebagai sebuah realitas, inilah keyakinan kami sebagai tim hukum BERANI, ” Jelas Irfan.
Atas selebaran yang sengaja disebar di jalan-jalan, pasar dan tempat-tempat lain, Irfan meminta agar masyarakat Tolitoli tidak mudah termakan isu hoax, dan tetap yakin bahwa H. Hafid adalah figur yang lebih amanah serta mampu membawa Sulawesi Tengah sebagai daerah yang maju dan sejahtera.
“Jujur, Anwar–Reny sangat siap memimpin Sulawesi Tengah, negeri 1000 megalith ini akan membawa rakyatnya cerdas, sehat dan sejahtara, ” pungkasnya. (adv/ham)
Tinggalkan Balasan