Camat Balikpapan Utara Desak PT Adikarya Atasi Dampak Banjir Tol KM 10
NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Pemerintah Kecamatan Balikpapan Utara memberikan perhatian serius terhadap persoalan banjir yang semakin parah di kawasan Jalan Tepo, Kilometer 10, Kelurahan Karang Joang, menyusul pembangunan proyek Jalan Tol Balikpapan–IKN.
Camat Balikpapan Utara, Muhammad Fadli, mengatakan bahwa sebelum proyek dimulai, wilayah tersebut memang sudah rawan banjir. Namun, setelah aktivitas pembangunan berjalan, volume dan frekuensi genangan meningkat signifikan. “Kami menerima banyak laporan warga, terutama di RT 5 dan RT 6 Karang Joang. Dulu banjir mungkin setinggi mata kaki, sekarang bisa masuk rumah,” ungkapnya.
Fadli menekankan bahwa meskipun proyek tol merupakan kewenangan pemerintah pusat, koordinasi antarlembaga sangat penting agar dampak lingkungan bisa segera ditangani. Ia menyebut, komitmen bersama harus dibangun agar proyek nasional ini tidak merugikan warga sekitar.
Dalam upaya mencari solusi, pihak kecamatan bersama Komisi III DPRD Balikpapan dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak. “Kami dorong normalisasi saluran air, terutama di bagian hilir, dan mengusulkan pelebaran drainase agar aliran air tidak tersumbat saat hujan lebat,” jelasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga mengajukan permintaan kepada PPK proyek tol untuk membangun saluran pengalihan air sementara sebagai langkah cepat mengurangi genangan.
Untuk menindaklanjuti hal ini, telah dijadwalkan pertemuan pada 25 April 2025 antara pihak kecamatan, pelaksana proyek PT Adikarya, serta perwakilan dari PPK jalan tol. Dalam pertemuan ini akan dibahas skema teknis penanganan banjir yang efektif di sepanjang area proyek.
“Kurang lebih ada 600 kepala keluarga terdampak. Ini tidak bisa dibiarkan berlarut. Kami ingin ada solusi teknis dan komitmen pengembang agar banjir tak makin meluas,” tegas Fadli.
Ia juga mengingatkan bahwa proyek besar semacam ini tentu memiliki dampak, namun semuanya bisa diminimalkan jika ada sinergi dan keseriusan dari semua pihak yang terlibat. (Adv/DiskominfoBpp)
Tinggalkan Balasan