Loadingtea

 

NUSSA.CO, TOLITOLI– Objek wisata Pantai Batu Bangga, Desa Lalos, Kecamatan Galang, mendadak viral pasca laporan warga yang melihat penampakan predator buaya, awal Mei lalu.

“Waduh kami tentu cemas, dan tidak mau lagi mandi mandi di Lalos. Lah kalau muncul buaya di saat kami mandi gimana. Ini meresahkan sekali,” kata Iwan, wisatawan lokal.
Senada, Wati pengunjung asal Kwcamatan Baolan juga mengkhawatirkan kemunculan buaya akan membawa bencana.

“Pak kalau bisa benar benar dipastikan lah, tidak ada buaya di pantai Lalos. Pemerintah harusnya bergerak cepat jangan tunggu ada korban baru bergerak. Jika sudah ada laporan penampakan, itu harusnya jadi pertanda bahaya dan wajib waspada, diantisipasi,” cemasnya.

Dikonfirmasi keheboan tersebut, Kepala Desa Lalos, Sujono G. Darus kepqda awak media mengatakan, fenomena penampakan buaya ihwalnya hanyalah sekadar melintas menuju habitatnya di kawasan sungai, bukan di laut atau kawasan Pantai Batu Bangga Lalos.

Tetapi, Pemerintah Desa Lalos tetap mengimbau wisatawan agar tetap meningkatkan kewaspadaan.
Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat Pantai Lalos merupakan destinasi favorit warga setiap akhir pekan.

Dalam pernyataannya, Sujono menekankan agar pengunjung lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi sekitar sebelum memutuskan untuk beraktivitas di dalam air.

“Kami selaku Pemerintah Desa mengimbau kepada pengunjung Pantai Lalos agar kiranya berhati-hati dalam berenang, berhubung dengan adanya laporan warga bahwa ada buaya yang muncul di lokasi pantai ini,” tegas Sujono G. Darus.

Kades juga menegaskan bahwa, buaya yang nampak tersebut hanya sekadar melintas menuju habitat sebenarnya di sungai.

“Fenomena penampakan sebenarnya sudah lama, dari dulu selalu ada melintas, ada saja buaya melintasi, tetapi tidak bisa tinggal lama. Karena buaya tidak bisa bertahan lama berada di air dengan kadar garam tinggi. Jadi hanya melintas,” ulas kades sembari memastikan keamanan objek wisata senantiasa menjadi perhatian serius pemdes Lalos.

Selain itu, pemerintah desa bersama pengelola pantai terus melakukan pemantauan di titik-titik yang dilaporkan menjadi lokasi kemunculan buaya.

Selain imbauan melalui media, warga lokal dan pedagang di sekitar pantai juga diharapkan ikut membantu memberikan peringatan dini kepada para wisatawan yang datang.

Warga dan pengunjung diminta untuk segera melapor kepada petugas atau aparat desa jika melihat pergerakan satwa liar tersebut, serta memastikan anak-anak selalu dalam pengawasan ketat orang tua saat bermain di tepi pantai. (ham)