Warga Karang Joang Usulkan Pembangunan Sekolah dan Akses Kuliah Gratis dalam Reses Muhammad Taqwa
NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Pembangunan fasilitas pendidikan, perataan jalan lingkungan, hingga kemudahan akses program kuliah gratis menjadi fokus utama dalam Reses Masa Sidang II Tahun 2024/2025 yang dilaksanakan Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa, Rabu, 23 April 2025.
Dalam kegiatan yang digelar di Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara tersebut, Taqwa secara langsung mendengarkan berbagai aspirasi dari warga Karang Joang dan sekitarnya. Ia menegaskan bahwa reses adalah forum penting untuk memahami secara utuh kebutuhan dan persoalan riil masyarakat di lapangan.
“Reses ini bukan hanya kewajiban formal, melainkan komitmen nyata kami untuk mengawal setiap aspirasi rakyat hingga ke tahap realisasi. Setiap suara yang kami terima hari ini akan menjadi bagian dari agenda perjuangan kami di DPRD,” ujar Taqwa.
Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah permintaan pembangunan fasilitas pendidikan baru, mulai dari tingkat SD hingga SMA, untuk mendukung pemerataan sistem zonasi sekolah. Selama ini, warga mengeluhkan keterbatasan pilihan sekolah di sekitar Karang Joang, yang berdampak pada kesulitan akses pendidikan.
Tidak hanya itu, warga juga meminta perhatian terhadap kondisi jalan di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dinilai memerlukan perataan agar lalu lintas warga lebih lancar dan aman. Infrastruktur jalan yang baik menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung mobilitas harian masyarakat.
Dalam bidang pendidikan tinggi, warga berharap adanya kemudahan akses dalam mendaftar program kuliah gratis yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Banyak warga muda yang ingin memanfaatkan program tersebut, namun terkendala oleh mekanisme pendaftaran yang dianggap belum sepenuhnya ramah masyarakat.
Selain itu, peluang kerja untuk tenaga lokal juga menjadi salah satu aspirasi penting. Warga berharap agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Balikpapan lebih memprioritaskan tenaga kerja dari masyarakat setempat.
Menanggapi semua aspirasi tersebut, Taqwa menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan yang masuk dan memperjuangkannya melalui jalur koordinasi dengan dinas-dinas terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
“Semua aspirasi ini akan segera kami teruskan, kami pantau, dan kami perjuangkan agar tidak hanya menjadi janji, tetapi bisa diwujudkan dalam bentuk program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tegas Taqwa.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah, agar program pembangunan yang dijalankan benar-benar inklusif dan mampu mendorong pemerataan kesejahteraan di Balikpapan Utara. (Adv)

Tinggalkan Balasan