Loadingtea

NUSSA.CO, BUOL – Pangkalan TNI AL (Lanal) Tolitoli-Buol, menggagalkan upaya penyelundupan 280 ballpress atau pakaian bekas impor asal Tawau Malaysia, di Pelabuhan Komaligon, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Minggu (4/5)2025).

Kronologi pengamanan disampaikan Komandan Lanal (Danlanal) Tolitoli Letkol Laut (P) Alpirut Yani Musa Samban, berawal pada tanggal 28 April 2025, prajurit Lanal Tolitoli mendapatkan informasi terkait adanya rencana penyelundupan ballpress yang diduga berasal dari Tawau, Malaysia.

Lalu, pada tanggal 3 Mei dilaksanakan kegiatan bongkar muat, dan mengerucut pada beberapa titik perairan di wilayah Kabupaten Buol.

“Lalu pada tanggal 4 Mei, tim mendapatkan informasi ada truck yang disiapkan untuk memuat barang. Tak berselang lama, tim di lapangan yang memonitor perairan Kumaligon menginformasikan adanya kapal yang masuk menuju Pelabuhan Kumaligon dengan diindikasikan memuat ballpress. Tim segera melaksanakan penangkapan dan penggeledahan dengan memeriksa muatan baju bekas alias cakar serta dokumen kapal. Nilai ballpress ditaksir mencapai harga barang 780 juta rupiah,” ungkap Danlanal kepada awak media dalam konferensi pers, Senin (5/5/2025).

Ditambahkan, adapun barang bukri yang diamaknkan yakni 280 ballpress dengan komposisi 272 pakaian bekas, 8 ballpress sepatu, 5 unit handphone berbagai merk, dan serta satu nahkoda dan empat orang lainnya yang tidak dilengkapi dengan dokumen.

Selanjutnya Nahkoda beserta 4 orang ABK diamankan di Posal Buol untuk dimintai keterangan, sedangkan barang bukti diamankan di Kejaksaan Negeri Buol.

Keberhasilan penggagalan penyelundupan ballpress ini tidak lepas dari sinergitas yang baik antara TNI AL dan stakeholder, juga selaras dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menegaskan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespon cepat informasi yang diterima, serta bersinergi dengan instansi terkait, terlebih dalam menjaga keamanan di wilayah Indonesia. (ham)