Loadingtea

Kapolres : Siapkan Anggota dengan Fisik Prima dan Sehat

NUSSA.CO, TOLITOLI – Tidak hanya penyelenggara pemilu, jajaran personel Polres Tolitoli yang tergabung dalam “Operasi Mantap Praja 2024” juga siap allout mengamankan seluruh tahapan Pilkada Tolitoli.

Salah satu kesiapan yang dilakukan adalah memastikan fisik dan mental setiap personel yang ada tetap prima, melalui program kegiatan pemeriksaan kesehatan atau screening healthy di Mapolres Tolitoli, Rabu (16/10/2024).

Pemeriksaan kesehatan yang digeber Seksi Kedokteran Kesehatan (Siddokes) Polres Tolitoli itu, dilakukan dengan metode pemeriksaan fisik berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan tanda-tanda vital seperti tekanan darah, nadi, spo dan respirasi, termasuk anamnesa keluhan dan pengobatan rutin.

Kapolres Tolitoli AKBP Bambang Herkamto SH didampingi Kasi Humas Polres Tolitoli Iptu Budi Atmojo menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan apakah kondisi seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Pilkada 2024, benar-benar fit dan prima.

“Pemeriksaan kesehatan merupakan perintah langsung Kapolri, demi memastikan upaya pengamanan Pilkada di seluruh wilayah di Indonesia termasuk di Tolitoli bisa berjalan dengan baik. Sebab, dari pengalaman pemilu sebelumnya, juga banyak tercatat anggota Polri yang meninggal dunia akibat keletihan, serta kesehatan yang kurang terjaga,” ungkap Kasi Humas Iptu Budi Atmojo di hadapan awak media, Jumat (18/10/2024).

Kasi Humas menambahkan, pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek kesehatan, termasuk pengecekan kondisi fisik umum dan pemberian vitamin serta suplemen guna meningkatkan ketahanan tubuh anggota yang terlibat.

Pemberian vitamin juga penting, agar personel senantiasa fit, tidak mudah sakit. Pemeriksaan kesehatan merupakan tindakan preventif untuk menjaga kesehatan personel selama periode kampanye hingga semua tahapan berakhir nanti, semua itu menuntut stamina prima setiap anggota.

Selain itu, pemeriksaan dan pemeliharaan kesehatan personel dilakukan untuk meminimalisasi risiko sakit atau kejadian fatal lain yang dapat terjadi selama pengamanan Pilkada.

Kasi Humas menambahkan, skema pengamanan Pilkada telah disusun berdasarkan kemampuan dan peta pengamanan yang ada. Sebagai contoh, untuk pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Polres Tolitoli nantinya akan menempatkan 1 personel di 1 TPS, sementara untuk daerah-daerah atau TPS rawan, dimungkinkan untuk menempat 2 personel polisi dibantu TNI dan satuan pengamanan lainnya.

Selain itu, allout pengamanan saat pendisitribusian logistik Pilkada juga menjadi perhatian khusus Polres Tolitoli, terlebih lagi pendistribusian pada daerah-daerah pedalaman, terpencil dan kepulauan.

“Meski kami berupaya maksimal dalam pengamanan, namun yang tak kalah penting, Polri juga membutuhkan kerjasama dan dukungan seluruh lapisan masyarakat, dan bersama-sama menjaga kondisi keamanan lingkungan agar senantiasa kondusif, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif dan hoax,” pesan Kapolres. (ham)