Cegah Penularan Gondongan, DKK Balikpapan Keluarkan Surat Imbauan
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan bergerak cepat menyikapi meningkatnya kasus gondongan (parotitis) di wilayahnya. Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, menyatakan pihaknya akan segera mengeluarkan surat imbauan resmi kepada masyarakat dan Puskesmas guna meningkatkan kewaspadaan serta mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus ini.
“Kami meminta seluruh Puskesmas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait gondongan. Langkah ini penting untuk melindungi anak-anak dan masyarakat umum dari penularan penyakit ini,” jelas Alwiati, Rabu (9/10/2024).
Gondongan atau parotitis adalah infeksi virus yang menyerang kelenjar liur (kelenjar parotis) di dalam mulut, menyebabkan pembengkakan pada wajah. Virus penyebabnya berasal dari golongan paramyxovirus, yang sangat menular, terutama di lingkungan anak-anak seperti sekolah.
DKK Balikpapan mengimbau agar anak yang terindikasi menderita gondongan segera melakukan isolasi mandiri.
“Anak yang terkena gondongan harus mengurangi kontak dengan orang lain hingga hari keenam sejak pembengkakan terjadi. Ini penting untuk mencegah penyebaran virus,” tambahnya.
Selain itu, anak-anak yang terinfeksi diminta untuk sementara tidak masuk sekolah atau beraktivitas di luar rumah hingga pulih. DKK juga menyarankan konsumsi makanan bergizi untuk mempercepat proses penyembuhan.
Surat imbauan dari DKK Balikpapan akan menekankan pentingnya peran Puskesmas dalam memberikan informasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan penanganan gondongan. Edukasi meliputi cara mengenali gejala awal, seperti pembengkakan leher, demam ringan, dan nyeri pada wajah.
Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penularan di lingkungan sekolah dan masyarakat, sehingga kesehatan warga Balikpapan tetap terjaga.
“Kami berharap masyarakat lebih waspada dan segera melapor jika ada gejala gondongan. Dengan kerja sama antara masyarakat dan Puskesmas, penyebaran penyakit ini dapat dikendalikan dengan baik,” tutup Alwiati. (Adv/day)
Tinggalkan Balasan