DKK Balikpapan Bagikan Kelambu Air, Perangi DBD di Sungai Nangka
Gencarkan Germas, Fokus Pencegahan TBC dan DBD
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan menggelar kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Lapangan RT 5 dan RT 7, Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan, Sabtu (9/11/2024). Program ini difokuskan untuk mencegah penyebaran penyakit menular seperti Tuberculosis (TBC) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui edukasi langsung dan pemeriksaan kesehatan.
Kepala DKK Balikpapan, Dra. Alwiati, menyampaikan bahwa Sungai Nangka dipilih karena tingginya angka kasus DBD dan risiko penularan TBC di wilayah tersebut.
“Kami ingin masyarakat lebih memahami gejala dan cara pencegahan penyakit seperti TBC dan DBD. Pengetahuan ini penting untuk meningkatkan kesadaran akan pola hidup sehat,” ujarnya.
DKK Balikpapan mencatat bahwa ada 1.825 pasien TBC yang saat ini menjalani pengobatan. Alwiati menekankan pentingnya pencegahan penularan penyakit ini kepada anggota keluarga, mengingat sifatnya yang mudah menyebar.
“Jika pengobatan rutin diikuti, pasien TBC dapat sembuh total. Edukasi mengenai gejala seperti batuk berkepanjangan dan demam malam hari sangat penting untuk mencegah penularan lebih luas,” tambahnya.
Dalam acara tersebut, tim DKK Balikpapan melakukan skrining TBC menggunakan metode tes cepat molekuler dan membagikan kelambu air kepada warga sebagai upaya mencegah penyebaran DBD. Selain itu, terapi pencegahan TBC untuk kontak erat penderita juga menjadi salah satu program utama.
Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) DKK Balikpapan, dr. I Dewa Gede Dony Lesmana, menjelaskan bahwa DKK sedang menggencarkan terapi pencegahan untuk anggota keluarga pasien yang memiliki risiko tinggi tertular.
“Kami juga akan melanjutkan program skrining aktif dan pasif di tahun 2025, dengan target 3.500 orang, khususnya mereka yang merokok, memiliki riwayat diabetes, atau menunjukkan gejala TBC,” ungkapnya.
Melalui kegiatan HKN ini, DKK Balikpapan berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat dan pencegahan dini terhadap penyakit menular. Pasien TBC, misalnya, diwajibkan menggunakan masker selama masa pengobatan dan mengurangi interaksi sosial hingga dinyatakan negatif. Sementara itu, bagi masyarakat umum, pola hidup bersih dan sehat menjadi kunci utama pencegahan.
Kegiatan Germas ini menjadi langkah konkret untuk mendukung Balikpapan sebagai kota sehat. Dinas Kesehatan Kota juga terus mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, memastikan pengobatan rutin bagi pasien penyakit menular, dan mendorong gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan yang efektif. (Adv/day)
Tinggalkan Balasan