Loadingtea

NUSSA.CO, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Seno Aji, mengungkapkan keprihatinannya terkait kebakaran yang terjadi di pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara. Seno Aji menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga korban kecelakaan kerja dan menyoroti pentingnya keselamatan kerja di industri tersebut.

“Kami turut prihatin atas kejadian kebakaran tersebut, dan dari pengalaman tersebut, PT KFI wajib melengkapi peralatan keselamatan, termasuk pemadam kebakaran yang harus selalu standby, mengingat ini merupakan pabrik smelter nikel terbesar di Indonesia,” ujar Seno Aji.

Ia menegaskan pentingnya penerapan sistem keselamatan kerja bagi seluruh karyawan yang bekerja di pabrik smelter nikel. Seno Aji juga menegaskan bahwa DPRD Kaltim akan tetap mendukung investasi ini demi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Sistem keselamatan kerja juga harus diterapkan mengingat PT KFI adalah industri dengan tingkat kecelakaan kerja yang tinggi. Kami akan mendukung investasi ini, tetapi keselamatan kerja harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Dalam rangka mendapatkan klarifikasi terkait kejadian tersebut, Seno Aji menyatakan bahwa DPRD Kaltim akan segera memanggil pimpinan PT KFI untuk memberikan keterangan. Hal ini dilakukan karena bukan kali pertama kecelakaan kerja terjadi di pabrik smelter nikel tersebut.

Diketahui, kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (11/10/2023) sekitar pukul 17.00 Wita, menyebabkan dua tenaga kerja asing luka bakar parah dan satu korban meninggal dunia. (adv)