Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Anggota DPRD Kota Balikpapan, Gasali, secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk maju dalam bursa pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan. Keputusan tersebut bukan muncul tanpa alasan, melainkan setelah menerima dukungan konkret dari puluhan cabang olahraga (cabor) yang berharap ada perubahan signifikan dalam kepengurusan KONI ke depan.

Menurut Gasali, ajakan untuk maju datang secara mendadak, namun dalam dua pekan terakhir ia mulai intens berdialog dengan sejumlah perwakilan cabor. Tak sedikit yang datang langsung ke kediamannya menyuarakan aspirasi dan harapan. Pertemuan puncaknya terjadi pada Minggu lalu, ketika perwakilan dari 21 cabor hadir dalam forum terbuka di sebuah rumah makan dan menyatakan dukungan penuh agar Gasali bersedia memimpin KONI Balikpapan.

“Insya Allah saya siap. Memang ajakan ini datang tiba-tiba, tetapi setelah mendengar langsung harapan dari para penggiat olahraga, saya merasa terpanggil. Ini bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang tidak bisa saya abaikan,” ungkapnya. Selasa (6/5/2025)

Ia menegaskan bahwa pencalonannya bukan sekadar ambisi pribadi, tetapi dorongan moral untuk membawa olahraga Balikpapan menuju arah yang lebih baik. Menurutnya, dunia olahraga kota ini membutuhkan penyatuan visi, soliditas antar-cabor, serta sinergi kuat antara KONI dan pemerintah kota.

“Saya ingin mempersatukan semua cabor. Tidak boleh ada yang merasa ditinggalkan. KONI harus menjadi rumah bersama untuk semua insan olahraga. Pemerintah juga harus dilibatkan secara aktif, karena mereka adalah bapak angkat olahraga di daerah,” ujar Gasali.

Sebagai calon, ia mengusung visi membangun KONI yang lebih transparan, responsif terhadap kebutuhan atlet, serta fokus pada peningkatan prestasi olahraga daerah di tingkat provinsi maupun nasional. Ia juga menjanjikan perhatian lebih pada kesejahteraan atlet dan pelatih, yang menurutnya selama ini masih kerap luput dari perhatian struktural.

Saat ini, Gasali masih terus melakukan konsolidasi untuk memperkuat basis dukungannya. Ia menilai bahwa momentum pemilihan Ketua KONI kali ini harus dijadikan sebagai pintu masuk perubahan, bukan sekadar rotasi posisi. Dengan semangat baru dan energi kolektif dari komunitas olahraga, ia berharap KONI Balikpapan bisa menjadi organisasi yang lebih modern, akuntabel, dan inklusif. (Adv)