Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Memasuki bulan Ramadan 1446 Hijriah, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan pola makan yang seimbang dan menjaga kebersihan lingkungan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menyoroti risiko penyakit yang kerap muncul selama bulan puasa, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan diare, yang dapat dipicu oleh pola makan yang tidak teratur serta kurangnya kebersihan makanan.

“Perubahan pola makan selama Ramadan, baik saat sahur maupun berbuka, sering kali berdampak pada kesehatan. Jika tidak diimbangi dengan konsumsi makanan bergizi dan kebersihan lingkungan, risiko terserang penyakit seperti ISPA dan diare akan meningkat,” jelasnya.

Alwiati menegaskan bahwa menjaga kebersihan makanan dan lingkungan merupakan langkah preventif yang efektif untuk mencegah berbagai penyakit. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, memastikan makanan yang dikonsumsi dalam kondisi higienis, serta menjaga kebersihan tempat tinggal. “Pola hidup sehat harus tetap menjadi prioritas selama Ramadan. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi, serta pastikan lingkungan tetap bersih agar tidak menjadi tempat berkembangnya bakteri dan virus,” tambahnya.

Bagi penderita penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi, Alwiati mengingatkan pentingnya disiplin dalam mengonsumsi obat sesuai jadwal. Ia menegaskan bahwa berpuasa tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kesehatan. “Bagi mereka yang memiliki penyakit kronis, tetaplah patuhi jadwal konsumsi obat. Minumlah obat saat berbuka dan sahur sesuai anjuran dokter agar kondisi kesehatan tetap terjaga,” imbaunya.

Selain itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan saat berbuka. Menurutnya, kebiasaan makan berlebihan justru dapat berdampak buruk pada kesehatan dan menghambat aktivitas sehari-hari. “Saat berbuka, usahakan makan secukupnya. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dan manis berlebihan, karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan serta menurunkan energi di siang hari,” ujarnya.

Menjaga pola makan dan kebersihan lingkungan selama Ramadan bukan hanya demi kesehatan, tetapi juga agar ibadah puasa dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan penyakit. Alwiati berharap dengan pola hidup sehat, masyarakat tetap produktif dan bisa menjalani Ramadan dengan optimal. “Jika kita mampu menjaga pola makan yang seimbang dan kebersihan lingkungan, maka puasa akan tetap lancar, tubuh tetap bugar, dan aktivitas sehari-hari tidak terganggu,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoBpp)