Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan telah membuka beberapa jalur alternatif guna mengurangi kemacetan yang kian mengkhawatirkan. Beberapa ruas baru seperti Jalan TPA Manggar dan jalur dari Sepinggan menuju Jalan Faisal Mukmin kini sudah bisa digunakan. Namun, faktanya, langkah ini belum cukup untuk mengurai kepadatan lalu lintas secara signifikan.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Laisa Hamisa, menilai bahwa pembukaan jalur alternatif saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan pelebaran jalan di titik-titik strategis. Menurutnya, tanpa peningkatan kapasitas jalan utama, kemacetan tetap akan terjadi karena jumlah kendaraan yang terus bertambah.

“Jalur alternatif memang membantu, tapi sifatnya hanya mengalihkan arus kendaraan, bukan mengatasi akar permasalahan. Kita butuh solusi yang lebih komprehensif,” ujarnya.

DPRD juga meminta pemerintah untuk mengevaluasi efektivitas jalur alternatif yang telah dibuka. Jika memang belum mampu mengurangi kemacetan secara signifikan, maka harus ada langkah lain yang lebih konkret, seperti percepatan pembangunan jalan lingkar atau flyover di titik-titik rawan macet.

Warga Balikpapan berharap agar solusi yang diambil pemerintah tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mampu menjawab tantangan pertumbuhan kota yang terus meningkat. (Adv)