Jelang Pembahasan APBD TA 2027, DPRD Samarinda Dukung Arah Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah
NUSSA.CO, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyatakan komitmennya berjalan seiringan dengan kebijakan anggaran Pemerintah Kita Samarinda, terlebih ditengah pengetatan anggaran belanja yang menjadi kebijakan pemerintah pusat saat ini.
Menghadapi penyusunan draf APBD Samarinda Tahun Anggaran 2027 mendatang, Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah mengaku legislatif saat ini berada dalam posisi siap dan terus berkoordinasi intensif seraya menunggu penyerahan draf resmi dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Kita belum bahas, tunggu saja nanti. Ini masih menunggu penyusunan dari pemerintah kota,” ujar Helmi Abdullah.
Sikap hati-hati ini diambil mengingat postur anggaran murni daerah di angka Rp3,18 triliun, dan bertahan di kisaran Rp3,5 triliun setelah ditopang estimasi Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akibat penyesuaian dana transfer pusat.
Politisi asal Partai Gerindra ini menambahkan, pembahasan anggaran di tingkat parlemen baru akan digulirkan secara transparan dan akuntabel jika Pemkot Samarinda telah merampungkan seluruh nota keuangan secara komprehensif.
“Nanti pemerintah kota yang akan menyampaikan buku anggarannya. Nanti kalau dokumen itu sudah ada di meja dewan, baru akan langsung kita bahas bersama,” tekannya.
Terkait kemungkinan adanya pengetatan atau restrukturisasi anggaran, Helmi mengaku masih menunggu petunjuk teknis maupun regulasi terbaru dari pemerintah pusat.
“Yang jelas kita nunggu juga ini petunjuk dari pusat. Sampai saat ini sih belum ada instruksi khusus apakah ada efisiensi lanjutan atau tidak,” jelas Helmi.
Namun, legislatif menjamin seluruh pos anggaran belanja Samarinda TA 2027 mendatang akan langsung dikunci dan disesuaikan secara proporsional demi mendukung penuh roda prioritas pembangunan nasional.
“Tapi nanti pada saat tahapan pembahasan, pasti ada arahan-arahan strategis termasuk dari pemerintah pusat juga. Prinsipnya, demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Samarinda, nanti kita akan ikuti acuan tersebut dengan maksimal,” pungkasnya. *)
Tinggalkan Balasan