Loadingtea

Wali Kota Balikpapan: Aspirasi Jurnalis Akan Dibawa ke Presiden

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Komunitas Jurnalis Balikpapan menggelar demonstrasi di halaman DPRD Balikpapan pada Senin (3/6/2024), menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran. Para jurnalis dari berbagai organisasi, termasuk Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), bersatu menyuarakan kekhawatiran mereka atas RUU yang dianggap mengancam kebebasan pers.

Aksi yang berlangsung sejak pagi ini diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media di Balikpapan. Mereka membawa spanduk dan poster berisi penolakan terhadap RUU Penyiaran, serta menyampaikan orasi untuk mendesak pembatalan RUU tersebut.

David Purba dari IJTI Balikpapan menegaskan bahwa RUU Penyiaran mengancam kebebasan pers dan independensi media. “RUU ini akan membatasi ruang gerak kami sebagai jurnalis. Kebebasan pers adalah salah satu pilar demokrasi yang harus dijaga,” ujar David dalam orasinya.

Salah satu poin kontroversial dalam RUU tersebut adalah larangan bagi jurnalis untuk melakukan investigasi. Ini disoroti dalam spanduk yang berbunyi, “Investigasi adalah mahkota jurnalis. Takut dengan berita investigasi, ada apa?”

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, yang hadir di gedung DPRD untuk rapat paripurna, menyatakan dukungannya terhadap aksi ini. Ia berjanji akan menyampaikan aspirasi para jurnalis kepada Presiden Joko Widodo dan pemerintah pusat. “Aspirasi kalian akan kami sampaikan ke pusat. Kami berharap saat Presiden dan para menteri datang nanti, kita bisa menyampaikan penolakan terhadap RUU Penyiaran ini,” katanya.

Rahmad menegaskan bahwa pemerintah kota akan memfasilitasi penyampaian aspirasi ini, terutama saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVII di Balikpapan. Ia juga mengimbau agar aksi tetap kondusif. “Balikpapan adalah kota yang kondusif, mari kita jaga bersama agar aksi ini berjalan tertib dan damai,” imbaunya.

Setelah berbicara dengan para jurnalis, Rahmad Mas’ud kemudian mengikuti Rapat Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Balikpapan Tahun Anggaran 2023. Sementara itu, aksi demonstrasi para jurnalis berlangsung tertib hingga siang hari.

Perwakilan organisasi jurnalis mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota yang mendengarkan dan mendukung aspirasi mereka. “Kami berterima kasih kepada Wali Kota Rahmad Mas’ud yang telah berjanji menyampaikan aspirasi kami kepada Presiden. Kami berharap pemerintah pusat akan mempertimbangkan kembali RUU Penyiaran ini demi kebebasan pers di Indonesia,” tutup David. (*/Yes)