Krisis Air Bersih, DPRD Samarinda Ingatkan Warga Tak Panik
NUSSA.CO, SAMARINDA – Samarinda dilanda kemarau panjang yang mengakibatkan krisis air bersih. Sejumlah sumber air nampak mengalami penurunan debit air yang signifikan. Hal ini berdampak pada pengelolaan air bersih. PDAM mengambil langkah distribusi air bersih yang bergilir guna mengantisipasi ktisia yang lebih parah.
Mendapati hal ini, Anggota DPRD Samarinda, Novan Syahronie Passie meminta masyarakat tidak panik. “Jangan panik, pemerintah terus menggalakan langkah terbaik ditengah situasi yang sulit saat ini,” ujar Novan, Sabtu (12/9).
Politisi asal Partai Golkar ini juga meminta agar masyarakat tak melakukan pembukaan lahan dengan sporadis tanpa pemantauan yang maksimal.
Diketahui, saat ini polusi udara di Samarinda memasuki fase yang meningkat, pasalnya titik api akibat pembukaan lahan yang masif terus bertambah. “Masyarakat juga kami minta menahan diri agar tidak membuka lahan dengan membakar secara sporadis tanpa pantauan,” lanjutnya.
Novan juga menegaskan, pemerintah saat ini sedang fokus dalam pengendalian pencemaran udara akibat titik api yang terus bertambah. “Butuh kerjasama semua pihak, termasuk relawan dan masyarakat, kamu yakin situasi ini bisa kita lalui bersama,” pungkas Novan. *)

Tinggalkan Balasan