No Pemain Transfer, Atlet Lokal Jadi Prioritas
Rakerkab KONI Tolitoli, Rapatkan Barisan Jelang Porprov ke-10 Morowali
NUSSA.CO, TOLITOLI – Di bawah tongkat estafet H. Amran H. Yahya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tolitoli siap berlayar menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-10 Sulteng tahun 2026, di Morowali.
“KONI Tolitoli menargetkan bisa meraih juara 2 di Porprov Morowali, itu target kita bersama melalui prestasi sejumlah cabang olahraga andalan. Tentu dengan kerja keras kita semua, atlet, pelatih, official, dan pengurus KONI, target itu bisa tercapai,” ungkap Ketua Umum KONI Tolitoli H. Amran H. Yahya usai membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Tolitoli, Sabtu (2/11/2024).
Lanjut H. Amran, selain mengejar target perolehan medali, yang terpenting adalah menyiapkan atlet lokal sejak dini, melakukan seleksi di setiap cabor yang diikutsertakan pada Porprov 2026.
“Kita no dululah pemain transfer, prioritas atlet lokal sudah mulai diseleksi sejak dini kemudian pemusatan latihan hingga menuju arena Porprov,” tegasnya.
Dalam rapat kerja, H. Amran juga menekankan, meski dengan anggaran yang terbatas, KONI Tolitoli masih memiliki modal berharga, yakni semangat dan gotong royong dalam mengejar prestasi olahraga.
“Kita semua harus optimistis dan semangat, meski di tengah anggaran yang minim. Prestasi masih dicapai dengan gotong royong, dan memaksimalkan potensi yang ada dengan sebaik-baiknya. Selain itu, bagi atlet berprestasi, tentu pemerintah daerah akan memberikan apresiasi khusus dalam rangka motivasi dan pembinaan berkelanjutan,” janjinya.
Terpisah, Wakil Ketua Umum KONI Tolitoli, Dr. H. Muhammad Saleh Bantilan, SH, MH berharap, melalui Rakerkab, tekad, semangat serta target prestasi yang diinginkan dapat tercapai di Porprov Morowali 2026.
Menurutnya, Rakerkab harus menjadi momen penting dalam merumuskan strategi dan program pengembangan olahraga di Tolitoli, melalui bina cabang olahraga yang ada. Semangat untuk memasyarakatkan olahraga, dan mengolahragakan masyarakat itu yang utama, selain meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah, baik di gelanggang lokal maupun nasional.
“Setiap kita semua, seluruh stakeholder dapat bersinergi menciptakan program efektif dalam mempersiapkan atlet daerah menuju Porprov Morowali,” pintanya.
Selain itu, mantan bupati dua periode ini juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas latihan, pembinaan atlet muda, dan pemanfaatan fasilitas olahraga yang ada.
Untuk diketahui, Rakerkab dihadiri kurang lebih 40 pengurus KONI Tolitoli, pengurus cabang olahraga hingga di kecamatan, dan sejumlah kalangan yang peduli terhadap kemajuan olahraga di Kabupaten Tolitoli.
Pada Porprov ke-9 di Kabupaten Banggai, Tolitoli memperoleh enam medali emas, dengan menduduki peringkat ke-6 dari 12 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. (ham)
Tinggalkan Balasan