Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengambil langkah proaktif untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan transparan bagi siswa dengan memulai program pemasangan kamera pengawas (CCTV) di seluruh ruang kelas sekolah negeri, mulai tahun ajaran 2025/2026. Program ini juga diharapkan dapat menekan kasus perundungan, pelanggaran disiplin, maupun perilaku negatif di lingkungan sekolah.

Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, menekankan bahwa penerapan CCTV bukan semata soal keamanan, melainkan juga sebagai sarana transparansi antara guru, siswa, dan orang tua. “Dengan CCTV, orang tua dapat memantau aktivitas anak-anaknya secara daring, sehingga menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan. Ini juga memberi bukti objektif ketika terjadi masalah di sekolah,” ujar Rahmad usai penyerahan simbolis seragam gratis di SMPN 27, Rabu (16/7/2025).

Tahap awal program akan difokuskan pada sekolah negeri, namun Pemkot berencana memperluas fasilitas ini ke sekolah swasta. Setiap orang tua akan menerima kode akses untuk memantau aktivitas anak secara real time. Selain itu, Pemkot juga memastikan sistem pengawasan terintegrasi agar guru tidak dirugikan saat kasus terjadi.

Selain pemasangan CCTV, Pemkot Balikpapan tengah mengembangkan konsep sekolah terpadu di beberapa wilayah, termasuk Balikpapan Utara dan Selatan. Konsep ini mengintegrasikan jenjang SD hingga SMA dalam satu kawasan, sehingga siswa tidak perlu berpindah lokasi saat naik jenjang dan proses belajar-mengajar lebih efisien.

Pemkot juga terus menyalurkan bantuan pendidikan yang mendukung kualitas belajar, mulai dari laptop, layar proyektor, hingga pembagian seragam gratis, yang kini turut disokong oleh Pemerintah Provinsi Kaltim. Wali Kota Rahmad Mas’ud berharap seluruh langkah ini mampu meningkatkan mutu pendidikan, menumbuhkan disiplin, dan menciptakan ekosistem sekolah yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi siswa, guru, dan orang tua. (Adv/DiskominfoBpp)