Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Memperingati Hari Bumi, PT Kutai Refinery Nusantara (KRN), bagian dari Apical Group, menunjukkan komitmennya pada pelestarian lingkungan dengan menggelar kegiatan penanaman pohon bertema “Penanaman Pohon Endemik Kalimantan dan Tanaman Buah untuk Bumi yang Lebih Hijau”. Kegiatan ini berlangsung di area Waduk 1, Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur.

Acara dimulai dengan penyerahan simbolis bibit pohon dari perwakilan Apical kepada para ketua RT dan pemangku kepentingan, dilanjutkan dengan aksi penanaman bersama. Tak hanya menjadi seremonial, kegiatan ini mencerminkan kolaborasi strategis antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.

M. Jaya Budiarsa, Head Social, Security, and License (SSL) PT KRN, menyampaikan bahwa aksi penanaman pohon ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan mendukung keberlanjutan ekosistem lokal.

“Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap keberlanjutan, penanaman pohon ini bukan sekadar peringatan Hari Bumi, tetapi langkah konkret melestarikan flora endemik Kalimantan dan menekan dampak perubahan iklim. Kami berharap manfaat jangka panjangnya bisa dirasakan langsung oleh lingkungan sekitar,” ujarnya.

Total sebanyak 317 bibit pohon disiapkan dalam kegiatan ini, terdiri dari 251 pohon ulin (pohon endemik Kalimantan yang makin langka) serta 66 bibit tanaman buah seperti mangga, rambutan, alpukat, elai, durian, dan matoa. Sebanyak 56 pohon ulin dan 14 pohon buah langsung ditanam di sekitar Waduk 1, sementara sisanya didistribusikan kepada para pemangku kepentingan sekitar perusahaan untuk ditanam di lingkungan masing-masing.

Kepala Bidang TLPSDA DLH Balikpapan, Arrizal Rahman, mengapresiasi langkah ini. Ia menekankan pentingnya perawatan pascatanam agar pohon-pohon yang sudah ditanam dapat tumbuh optimal.

“Kami berharap setiap pohon diberi identitas, agar bisa menjadi media edukasi bagi pelajar dan generasi muda. Ini penting untuk membangun kesadaran akan pelestarian alam sejak dini,” jelas Arrizal.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Asintel Kodam VI/Mulawarman, Camat Balikpapan Barat, Lurah Kariangau, Babinkamtibmas Kariangau, tokoh masyarakat, ketua RT, serta perwakilan dari perusahaan sekitar seperti PLN Nusantara Power dan SSK. Sinergi ini diharapkan menjadi pemicu kolaborasi berkelanjutan demi menjaga bumi tetap lestari (*/adv)