Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan berada di ambang penentuan nasib mereka di Liga 3 Indonesia. Dengan satu laga tersisa melawan pemuncak klasemen Persekabpas Pasuruan, tim berjuluk “Beruang Madu” ini bertekad meraih kemenangan demi mengamankan tempat di babak enam besar.

Saat ini, Persiba menduduki peringkat ketiga Grup B, di bawah NZR Sumbersari dan Persekabpas Pasuruan. Secara matematis, hasil imbang masih membuka peluang bagi Persiba untuk melaju, tetapi tim tak ingin mengambil risiko dengan hanya mengincar satu poin.

Pembina Persiba, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, menegaskan bahwa timnya harus menargetkan kemenangan guna memastikan kelolosan tanpa bergantung pada hasil tim lain.

“Alhamdulillah, tinggal satu pertandingan lagi melawan Persekabpas. Saya berharap Persiba tidak hanya bermain untuk seri, tapi wajib menang agar bisa lolos ke enam besar. Target kami jelas, tahun ini hanya setahun di Liga 3, tahun depan harus naik ke Liga 2, lalu kembali ke Liga 1,” ujarnya.

Optimisme Alwi Al Qadri tak lepas dari komitmennya dalam memastikan tim mendapatkan dukungan penuh, termasuk dari segi operasional dan motivasi pemain. Ia berharap upaya ini menjadi dorongan tambahan bagi skuad Persiba untuk tampil maksimal di laga terakhir fase grup.

Laga kontra Persekabpas dipastikan akan menjadi ujian berat bagi Persiba. Meski demikian, Alwi menekankan bahwa mental juara harus tertanam dalam diri para pemain.

“Jangan anggap remeh pertandingan ini, setiap laga harus dianggap sebagai final. Walaupun bermain di Bali, antusiasme warga Balikpapan tetap tinggi. Ini harus jadi tambahan semangat bagi para pemain agar tampil maksimal,” tegasnya.

Persiba kini berada di persimpangan penting dalam perjuangannya kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional. Pertandingan terakhir Grup B akan menjadi penentu, apakah “Beruang Madu” bisa melangkah lebih jauh atau harus menunggu kesempatan lain di musim mendatang. (day)