Loadingtea

Fauzi Adi Firmansyah: Pembebasan Lahan Waduk Embung Aji Raden Harus Dipercepat

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Komisi II DPRD Balikpapan menunjukkan komitmen serius dalam mempercepat pembebasan lahan untuk pembangunan Waduk Embung Aji Raden di Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur. Proyek ini diyakini sebagai solusi jangka panjang terhadap kelangkaan air baku di Kota Balikpapan.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menegaskan bahwa penyelesaian pembebasan lahan menjadi prioritas utama agar proyek ini dapat segera berjalan.

“Embung Aji Raden menjadi rekomendasi utama, meskipun terdapat berbagai kendala, termasuk pembebasan lahan. Kami tetap fokus memastikan ketersediaan air baku yang lebih jelas dan terjamin,” ujar Fauzi.

Waduk Embung Aji Raden direncanakan mencakup area seluas 75 hektare, dengan target penyelesaian pembebasan lahan pada 2025 dan pelaksanaan pembangunan waduk dimulai pada 2026.

Komisi II telah mengambil langkah strategis untuk mendorong percepatan proyek ini, di antaranya, meninjau langsung lokasi pembangunan waduk, Menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Membahas solusi terhadap kendala pembebasan lahan

Dalam RDP, PTMB menegaskan bahwa Embung Aji Raden merupakan proyek yang paling siap untuk mengatasi permasalahan air baku di Balikpapan.

Meskipun proyek ini sangat dibutuhkan, proses pembebasan lahan menghadapi sejumlah kendala, terutama perbedaan harga tanah antara pemerintah dan pemilik lahan. Fauzi menekankan perlunya pendekatan persuasif agar kesepakatan yang adil dapat tercapai.

“Kami akan menggelar pertemuan dengan dinas terkait, masyarakat, dan pemilik lahan untuk mempercepat proses ini,” tambahnya.

Proyek ini menjadi perhatian besar mengingat permintaan air baku terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk di Balikpapan. Selain itu, Waduk Embung Aji Raden diharapkan dapat menjadi sumber air baku yang berkelanjutan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di kota ini.

Langkah cepat Komisi II DPRD Balikpapan dalam mendorong penyelesaian pembebasan lahan untuk Waduk Embung Aji Raden membawa harapan baru bagi masyarakat. Jika proyek ini terealisasi sesuai target, Balikpapan akan memiliki sistem penyediaan air baku yang lebih stabil dan tidak lagi bergantung pada sumber eksternal. (Adv)