Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan telah resmi melantik dan mengambil sumpah tiga anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) baru pada Selasa, (13/8/2024). Upacara pelantikan yang berlangsung di Aula KPU Balikpapan ini diselenggarakan dalam suasana khidmat, dengan ketiga anggota baru diangkat untuk menggantikan posisi anggota sebelumnya yang telah mengundurkan diri.

Anggota PPS yang dilantik adalah Ayu Yulistyawati dari Gunung Sari Ulu, Mochammad Faiz Syuhada dari Marga Sari, dan Moh Mashudi dari Sepinggan Baru. Mereka menggantikan anggota yang telah mengundurkan diri karena berbagai alasan, termasuk menerima tugas di tempat lain. Pergantian Antar Waktu (PAW) ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kekosongan dalam struktur PPS yang bisa mengganggu tahapan Pilkada Balikpapan 2024.

Ketua KPU Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono, menekankan pentingnya peran strategis PPS dalam mengawal pemilihan di tingkat kelurahan. Menurutnya, PPS adalah ujung tombak dalam memastikan suara rakyat tersalurkan dengan baik dan sesuai aturan. Oleh karena itu, anggota PPS yang baru dilantik diharapkan dapat segera beradaptasi dengan tugas mereka di wilayah masing-masing.

“Kami harap mereka langsung dapat bekerja, beradaptasi, dan menjalankan tugas dengan baik, karena tahapan Pilkada masih terus berjalan. Kehadiran mereka sangat penting untuk menjaga kelancaran proses pemungutan suara,” ujar Prakoso.

Proses penggantian anggota PPS dilakukan dengan cepat setelah KPU menerima pengunduran diri dari anggota sebelumnya. Menurut Prakoso, dinamika seperti ini adalah hal yang wajar dalam organisasi, dan KPU Balikpapan telah mengantisipasi adanya perubahan personel sejak awal pembentukan Badan Ad Hoc pada Mei hingga Juni lalu.

“Kami sadar bahwa situasi keluar-masuk personel ini memang tak terhindarkan. Namun, KPU berupaya maksimal agar tidak ada hambatan berarti dalam proses Pilkada. Kami juga berharap tidak ada lagi personel yang mengundurkan diri, meskipun kita tidak bisa sepenuhnya mengontrol hal tersebut,” jelasnya.

Untuk menjamin kelancaran tahapan Pilkada, KPU Balikpapan terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan aparat keamanan. Koordinasi ini penting, terutama dalam memastikan bahwa perubahan personel di tingkat PPS tidak mengganggu jalannya proses pemilihan.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan aparat terkait agar tahapan pemilihan tetap berjalan sesuai rencana meskipun ada perubahan di struktur PPS,” tambahnya.

Dengan pelantikan ini, KPU Balikpapan berharap struktur PPS di wilayah yang bersangkutan kembali solid dan siap menjalankan tugasnya. Prakoso juga menyampaikan bahwa KPU akan terus mendampingi dan memberikan arahan kepada PPS, terutama bagi anggota baru, agar mereka dapat bekerja maksimal dan sesuai dengan prosedur.

“Kami akan terus memberikan bimbingan dan arahan agar mereka dapat menjalankan tugas dengan baik. Tugas mereka sangat penting untuk memastikan Pilkada berjalan lancar dan sesuai dengan aturan,” pungkas Prakoso. (*/Adv)