Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Anggota DPR RI Fraksi PAN daerah pemilihan Kalimantan Timur, Edi Oloan Pasaribu, mulai mengawal penyaluran sejumlah program strategis nasional yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat di Bumi Etam.

Sedikitnya terdapat empat program prioritas yang dipastikan bakal digulirkan sepanjang 2026, mulai dari sektor pendidikan, perumahan, pertanahan hingga bantuan penyambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu.

Empat program tersebut meliputi Program Indonesia Pintar (PIP), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

Menurut Edi Oloan, seluruh program tersebut merupakan bentuk perjuangan konkret agar masyarakat Kalimantan Timur benar-benar merasakan kehadiran negara.

“Kami ingin program ini nyata dirasakan masyarakat. Perjuangan di DPR tidak boleh hanya sebatas wacana,” ujarnya.

Politisi PAN itu menegaskan pengawasan distribusi program akan dilakukan secara ketat agar tepat sasaran dan tidak menyimpang dari tujuan awal.

Untuk sektor pendidikan, program Beasiswa PIP disebut akan menyasar puluhan ribu pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK di berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Sementara program BSPS diprioritaskan untuk membantu masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni agar dapat direhabilitasi menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

Di sektor pertanahan, ribuan sertifikat tanah gratis melalui program PTSL juga akan mulai didistribusikan kepada masyarakat yang sebelumnya telah mengajukan usulan melalui rumah aspirasi perjuangan.

Selain itu, bantuan pasang baru listrik gratis melalui program BPBL disiapkan bagi warga yang selama ini belum menikmati sambungan listrik di rumah mereka.

“Semua program ini kami dedikasikan untuk masyarakat Kalimantan Timur. Ini bagian dari tanggung jawab dan kerja nyata kami untuk rakyat,” tegasnya.

Apabila berjalan sesuai rencana, pelaksanaan seluruh program tersebut akan dimulai pada pertengahan Mei hingga akhir tahun 2026. (*/day)