Night Hunting Patroli Polres Tolitoli
Amankan Puluhan Knalpot Bogar, Sisipkan Misi Edukasi
Blayer-blayer bising puluhan motor mendadak bubar, terbirit-birit, melesat jauh dari kejaran Korps Bhayangkara. Seperti itulah gambaran suasana patroli malam Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tolitoli, Rabu (03/06/2026) tengah malam.
Hamdani, Nussa.co
HUNTING malam kali ini nampaknya sedikit lebih seru, bukan sekadar berburu pembalap, mengejar ambisi muda-mudi, tetapi misi penting polisi adalah edukasi, sosialisasi sekaligus warning bagi rerata pemuda tanggung yang hendak mencari panggung otomotif. Sayang, salah tempat.
“Tujuan utama patroli adalah bagaimana mempertahankan situasi Kamtibmas, kenyamanan dan ketenangan bagi warga Tolitoli, sekaligus kita juga ingin mengedukasi generasi muda kita, balapan liar, knalpot bogar dan aksi nekat itu punya dampak buruk,” ungkap Kasat Lantas, Suparjan Bakri S.A.P di sela patroli.
Malam itu, di bawah komando langsung Iptu Suparjan Bakri, personel Satlantas Polres Tolitoli emoh sekadar berjaga pasif di pos penindakan. Menggunakan strategi hunting sistem, korps sabuk putih ini bergerak dinamis menyisir titik-titik rawan di seputaran Kota Tolitoli. Tanpa raungan sirine yang memberikan peringatan dini, pergerakan malam itu laksana jala senyap yang siap mengunci ruang gerak para pelanggar kasat mata.
Satu per satu pengendara yang nekat memamerkan pipa pembuangan gas modifikasi ekstrem tak berkutik saat dicegat petugas. Wajah-wajah yang tadinya pongah saat menggerung mesin di kegelapan aspal, seketika berubah lesu saat harus berhadapan dengan hukum.
Bagi jajaran Polres Tolitoli, ketegasan malam itu bukan untuk mematikan kreativitas otomotif, melainkan sebuah manifesto untuk mengembalikan hak dasar masyarakat yang merindukan istirahat nyaman tanpa gangguan polusi suara.
Untuk diketahui, ketepatan strategi perburuan malam itu akhirnya membuahkan hasil yang cukup telak. Langkah taktis tanpa kompromi dari para personel di lapangan sukses meredam arogansi jalanan.

Dari giat patroli malam, sebanyak 26 unit kendaraan roda dua (R2) berknalpot brong/bogar berhasil dijaring dan langsung diangkut ke markas komando untuk diamankan.
Seiring dengan diangkutnya puluhan motor bising tersebut, atmosfer seputaran Kota Tolitoli perlahan kembali jinak. Raungan memekakkan telinga yang sempat merobek keheningan berganti dengan arus lalu lintas yang terpantau aman, baik, dan lancar. Sunyi yang sempat terusir, akhirnya pulang kembali ke rumah-rumah warga.
Hingga sisa malam berlalu, laporan resmi yang diteruskan kepada Dirlantas Polda Sulteng dan Kapolres Tolitoli mengonfirmasi bahwa situasi wilayah hukum Polres Tolitoli tetap berada dalam kondisi yang aman dan terkendali.
Lewat tajuk Night Hunting malam itu, Satlantas Polres Tolitoli Presisi kembali menegaskan pesan penting ke jalanan: bahwa ruang publik adalah tempat untuk pulang dengan selamat, bukan panggung pamer ego yang mengorbankan kedamaian orang lain. (–)
Tinggalkan Balasan