Loadingtea

Balikpapan Bersiap Sambut Pilkada 2024

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mempertimbangkan peran penting yang diemban oleh Ketua Rukun Tetangga (RT) dalam mengawasi dan mengatur aktivitas di tingkat masyarakat. Tugas mereka tak hanya sebatas menjaga ketertiban dan keamanan, tetapi juga meliputi penyelenggaraan kegiatan sosial serta menjadi penghubung antara warga dengan pemerintah setempat.

Pada momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 tugas mereka pun bertambah dengan melakukan sosialisasi dengan gencar guna meningkatkan partisipasi pemilih.

“Demi memberikan penghargaan kepada Ketua RT yang berhasil mendorong partisipasi pemilih, kita kasih reward untuk Ketua RT kalau partisipasi pemilih meningkat,” ungkap Rahmad Mas’ud, Sabtu (4/5/2024)

Rahmad juga mengusulkan kenaikan dana operasional bagi Ketua RT sebagai bentuk penghargaan atas prestasi mereka. “Dana operasional RT, yang esensial bagi pelaksanaan tugas-tugas administratif, perencanaan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat, telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Mulai dari Rp700 ribu pada 2022, kini mencapai Rp1,5 juta pada tahun ini, menandai kenaikan sebesar 100 persen,” ungkap Rahmad.

Meskipun usulan kenaikan dana operasional masih dalam tahap pembahasan, Rahmad Mas’ud menegaskan pentingnya proses konsultasi sebelum penerbitan keputusan resmi. Prosedur ini sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Balikpapan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 18 Tahun 2018. Rencananya, Perwali tersebut akan mulai berlaku pada tahun 2025.

Sementara itu, proses pemilihan Ketua RT baru akan dilakukan pada tahun depan sesuai ketentuan Perwali yang baru. Hal ini menyebabkan adanya pengurus sementara yang akan menggantikan jabatan Ketua RT yang berakhir tahun ini, dan mereka akan menjabat selama enam bulan ke depan.

Respons dari para Ketua RT di Balikpapan sangat positif terhadap rencana kenaikan dana operasional tersebut. Mereka menyatakan komitmen mereka untuk terus mendorong partisipasi pemilih di lingkungan mereka dan percaya bahwa langkah ini akan memberikan insentif tambahan bagi mereka untuk meningkatkan kinerja sebagai pemimpin di tingkat RT.

Selain dianggap sebagai penghargaan, kenaikan dana operasional RT juga diinterpretasikan sebagai langkah investasi dalam memperkuat kualitas pemerintahan lokal.

“Dengan sumber daya yang lebih memadai, diharapkan Ketua RT dapat lebih efektif dalam menjalankan tugas mereka, termasuk dalam mendukung berbagai program pemerintah dan memastikan partisipasi aktif warga dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di lingkungan mereka,” pungkas Rahmad. (*/yes)