Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Setelah 15 tahun terjadi perbedaan pandangan, akhirnya akses jalan yang melibatkan WIKA dan Perumda di Balikpapan resmi dibuka. Kesepakatan ini dianggap sebagai momen bersejarah yang diharapkan mampu mengurangi kemacetan di wilayah sekitar.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, menyambut baik keputusan tersebut. “Alhamdulillah, setelah 15 tahun seperti perang dingin Korea Utara dan Korea Selatan, hari ini kita bisa berdamai. Akses jalan ini akan dibuka selamanya demi kepentingan masyarakat Balikpapan,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, juga dibahas beberapa catatan penting seperti peningkatan penerangan jalan umum (PJU), penambahan rambu-rambu lalu lintas, dan markah jalan guna memastikan keamanan pengguna jalan.

Selain itu, kebijakan pembayaran akses bagi warga sekitar yang sebelumnya menjadi keluhan juga telah dihapuskan. Mulai bulan depan, warga tidak lagi diwajibkan membayar karena biayanya ditanggung oleh pemerintah kota.

Mengenai keamanan, Yusri memastikan bahwa pemerintah akan memasang CCTV di beberapa titik strategis serta menambah penerangan agar tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan.

Pembukaan akses jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi kemacetan dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Balikpapan. (Adv)