Andi Arif Agung: Gubernur Kaltim Baru Harus Prioritaskan Pendidikan dan Pemerataan
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Andi Arif Agung, memberikan apresiasi atas pelantikan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dan Wakil Gubernur Seno Aji yang dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025.
Menurutnya, kepemimpinan baru ini membawa harapan besar bagi masyarakat Kalimantan Timur, khususnya dalam mendorong pemerataan pembangunan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). “Saya mengucapkan selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru dilantik. Tanggung jawab besar menanti, terutama dalam memastikan bahwa pembangunan di Kalimantan Timur tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi merata hingga ke daerah-daerah yang selama ini kurang mendapat perhatian,” ujarnya.
Salah satu sektor yang menjadi sorotan Andi Arif Agung adalah pendidikan. Ia menilai, janji kampanye terkait pendidikan gratis hingga jenjang S3 harus benar-benar diwujudkan agar masyarakat Kaltim memiliki daya saing yang lebih tinggi.
“Jika program ini berjalan optimal, generasi muda Kaltim akan memiliki kesempatan yang setara dengan daerah lain, khususnya di Jawa. Kualitas SDM harus menjadi prioritas agar kita tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri,” tambahnya.
Selain pendidikan, ia juga menyoroti pentingnya pemerataan alokasi bantuan keuangan dari pemerintah provinsi ke Balikpapan. “Balikpapan sebagai kota penyangga IKN memiliki peran strategis, namun dalam beberapa tahun terakhir, bantuan keuangan dari pemprov ke Balikpapan relatif kecil dibandingkan daerah lain. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah sangat krusial dalam menghadapi dampak pembangunan IKN. “Kehadiran IKN membawa dampak besar, baik dari segi infrastruktur, ekonomi, maupun lingkungan. Pemerintah daerah dan provinsi harus bergerak selaras agar tidak ada ketimpangan dalam pembangunan,” jelasnya.
Lebih jauh, Andi Arif Agung juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara percepatan pembangunan dengan kelestarian lingkungan. “Kita semua ingin Kaltim maju, tetapi jangan sampai ekosistem rusak akibat eksploitasi yang tidak terkendali. Perlu kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan,” tandasnya.
Dengan kepemimpinan baru di tingkat provinsi, ia berharap kebijakan yang diambil benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadikan Kalimantan Timur sebagai wilayah yang maju, mandiri, dan sejahtera. (Adv)
Tinggalkan Balasan