Camat Balikpapan Selatan Ajak Warga Aktif Berpartisipasi di Pilkada 2024, Sosialisasi Diperkuat Meski Jumlah TPS Berkurang
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024, Kecamatan Balikpapan Selatan aktif menggelar sosialisasi guna meningkatkan partisipasi warga. Camat Balikpapan Selatan, Muhammad Hakim, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memastikan keberhasilan demokrasi lokal. Berdasarkan data saat ini, terdapat 112.361 pemilih tetap yang tersebar di 214 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah tersebut.
Hakim menjelaskan bahwa pengurangan jumlah TPS disebabkan oleh aturan baru yang mengubah kapasitas pemilih per TPS. “Sebelumnya, satu TPS hanya bisa menampung maksimal 300 pemilih, namun dengan aturan yang baru, satu TPS sekarang dapat menampung hingga 600 pemilih. Akibatnya, jumlah TPS berkurang dari 300 menjadi 214,” ujarnya, Selasa (2/9/2024)
Perubahan ini memunculkan kekhawatiran bahwa jarak TPS yang lebih jauh dari tempat tinggal warga dapat menurunkan tingkat partisipasi. “Kami khawatir, jarak TPS yang lebih jauh akan membuat warga enggan datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya. Ini adalah tantangan besar yang kami hadapi,” ungkapnya. Meski demikian, Hakim optimis dengan adanya sosialisasi intensif, kendala tersebut bisa diatasi.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, pihak kecamatan, bersama para lurah, ketua RT, serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), terus mengedukasi warga tentang lokasi-lokasi TPS yang baru. “Sosialisasi ini bertujuan tidak hanya untuk memberikan informasi tentang perubahan lokasi TPS, tetapi juga menjaga antusiasme warga agar tetap tinggi meskipun ada perubahan,” tambah Hakim.
Hakim mengajak seluruh warga Balikpapan Selatan untuk menyambut Pilkada dengan semangat dan menjaga suasana kondusif. “Pilkada adalah momen penting dalam demokrasi kita. Mari kita sambut dengan semangat, menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian, meskipun pilihan kita berbeda,” pesannya.
Ia juga berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan partisipasi warga dalam Pilkada, meskipun dihadapkan pada tantangan jarak dan pengurangan jumlah TPS. “Kami yakin, dengan komitmen dan kesiapan seluruh pihak, perubahan ini dapat dihadapi dengan baik, sehingga Pilkada berlangsung lancar dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mewakili kehendak rakyat,” tutupnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan