DPRD Warning DPU, Jalan Indrakila Rawan Longsor dan Amblas
NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Kondisi memprihatinkan di ruas Jalan Indrakila, tepatnya di depan Bakso Kolor Ijo, Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, menuai perhatian serius dari anggota DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Najib. Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kerusakan jalan yang disebut telah mengalami penurunan struktur dan berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan.
“Jika dua kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, berpapasan di jalur sempit yang curam ini, risikonya sangat tinggi. Ini kondisi yang tidak bisa dianggap remeh. Bahaya mengintai setiap waktu, terutama saat hujan turun dan jalan semakin licin,” ujar Najib saat ditemui di lokasi, Rabu (7/5/2025).
Ia menilai, tingkat kemiringan yang ekstrem dan badan jalan yang mulai amblas menjadi kombinasi mematikan bagi pengguna jalan. Terlebih, kawasan tersebut minim fasilitas drainase, sehingga genangan air mempercepat kerusakan jalan saat musim hujan.
“Saya mengimbau kepada pengendara agar lebih berhati-hati saat melewati kawasan ini. Tapi di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh tinggal diam. Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” tegasnya.
Najib meminta Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) segera melakukan peninjauan lapangan dan mengalokasikan anggaran perbaikan secara prioritas. Ia mengingatkan bahwa keselamatan warga merupakan tanggung jawab utama pemerintah daerah.
“Kita punya dasar hukum yang jelas. Pasal 24 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas menyatakan bahwa penyelenggara jalan wajib segera memperbaiki jalan rusak yang bisa menyebabkan kecelakaan. Jika belum bisa diperbaiki, harus ada rambu peringatan yang jelas,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti ancaman sanksi pidana yang tercantum dalam Pasal 273 UU yang sama. Penyelenggara jalan yang lalai bisa dikenai pidana hingga lima tahun penjara atau denda maksimal Rp120 juta jika terbukti lalai dan menyebabkan kecelakaan.
“Kami di DPRD akan terus mengawal isu ini dan mendesak agar segera ada langkah nyata dari dinas terkait. Jangan sampai ada nyawa melayang baru semua pihak bergerak,” tutup Najib. (Adv)
Tinggalkan Balasan