Loadingtea

HIPMI Balikpapan Gelar “HIPMI Ngopi” Sambut Sumpah Pemuda

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Balikpapan menyelenggarakan acara bertajuk “HIPMI Ngopi.” Kegiatan ini dihadiri oleh para anggota HIPMI Balikpapan, termasuk anggota yang baru saja dilantik sebagai wakil rakyat di DPRD Kalimantan Timur dan DPRD Kota Balikpapan. “HIPMI Ngopi” bukan sekadar ajang diskusi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi dan syukuran atas pelantikan anggota DPRD yang berasal dari kader HIPMI.

Ketua Umum HIPMI Balikpapan, Adam Dustin, dalam sambutannya menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam bidang usaha maupun politik. “Hari ini kita mengawali kegiatan HIPMI Kota Balikpapan dengan suasana santai dan dinamis. Harapan saya, kita bisa tetap cair dan guyub hingga tiga tahun ke depan,” ujar Adam, Minggu (27/12024).

Ia juga mengungkapkan apresiasinya kepada para senior yang telah memberikan inspirasi dan bimbingan kepada para anggota muda.

Di momen peringatan Sumpah Pemuda ini, Adam juga mengajak pemuda untuk mempertimbangkan peran mereka dalam dunia politik. “Kalau bolehkah pebisnis muda menjadi politikus? Menurut saya, itu adalah pilihan. Tapi, dengan kondisi saat ini, hal tersebut bisa menjadi alternatif untuk mewujudkan visi kita sebagai pengusaha agar dapat terealisasi,” tambahnya.

Adam juga menyoroti dua fokus utama HIPMI Balikpapan untuk kemajuan ekonomi, yaitu pemberdayaan UMKM dan perhatian terhadap kelas menengah. “Kelas menengah yang berpendapatan antara 1,2 juta hingga 6 juta per bulan memegang peran besar dalam perekonomian, sekitar 58 persen dari pertumbuhan ekonomi nasional. Kita perlu menciptakan stimulus dan dukungan bagi mereka agar daya beli meningkat,” jelasnya. Ia menambahkan, kondisi deflasi yang dialami Indonesia dalam beberapa bulan terakhir juga perlu mendapat perhatian khusus.

Adam mengungkapkan optimisme terhadap kebijakan presiden terpilih Prabowo, terutama terkait stimulus bagi UMKM dan nelayan, serta penghapusan biaya KPR bagi kelas menengah. “Kebijakan untuk menghapus utang perbankan bagi UMKM dan nelayan hingga 6 juta serta mengurangi biaya KPR sebesar 16 persen adalah langkah yang luar biasa. Kami berharap kebijakan ini dapat berdampak langsung di Balikpapan sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara,” tutupnya.

Sementara itu, Bendahara Umum HIPMI Balikpapan, Dio Ramadhan, menjelaskan bahwa “HIPMI Ngopi” adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk membangun sinergi dan wawasan. “Ini adalah HIPMI Ngopi pertama di periode ini, sekaligus sebagai bentuk syukuran dan silaturahmi dengan kader HIPMI yang baru dilantik sebagai anggota DPRD,” ungkap Dio.

Acara ini juga bertujuan memberikan wawasan kepada anggota muda terkait dunia usaha dan politik. “Harapannya, para kader bisa mendapatkan pengetahuan dari para senior mengenai bisnis dan politik, serta bagaimana berperan aktif di kedua bidang tersebut,” lanjut Dio. Ia berharap acara ini bisa berlangsung rutin setiap tahun, untuk menjaga sinergi dan semangat kepemudaan.

Dalam momen Sumpah Pemuda ini, Dio mengingatkan pentingnya peran pemuda sebagai penggerak bangsa. “Seperti kata Bung Karno, beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa peran pemuda sangat penting, baik di dunia bisnis maupun politik,” pungkasnya. (day)