Loadingtea

NUSSA.CO, PASER – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Paser, Fahmi Fadli dan Ikhwan Antasari, menjadi kandidat terkuat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Dukungan solid dari koalisi partai-partai besar menempatkan pasangan ini sebagai unggulan yang berpotensi memenangkan kontestasi. Fahmi-Ikhwan diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Golkar, NasDem, dan Gerindra, yang memiliki basis suara signifikan dalam Pemilu 2024.

Koordinator Bidang Media, Publikasi dan Media Sosial Tim Pemenangan Fahmi-Ikhwan, Burhanuddin, menyatakan bahwa kekuatan politik dari partai-partai pengusung menjadi modal utama dalam Pilkada Paser 2024. “Pasangan Fahmi-Ikhwan diusung oleh partai-partai besar yang menguasai suara mayoritas dalam Pemilu 2024, dengan total suara mencapai 116.159 suara sah. Ini menjadi faktor kunci dalam pemenangan Pilkada kali ini,” ujar Burhanuddin, Rabu (16/10/2024).

Secara rinci, PKB sebagai partai utama penyokong Fahmi Fadli menyumbangkan 61.607 suara sah, disusul Golkar dengan 31.987 suara sah, NasDem dengan 14.470 suara sah, dan Gerindra dengan 8.095 suara sah. Burhanuddin menambahkan bahwa jumlah suara ini menjadi bekal penting dalam memenangkan pasangan calon nomor urut 1 tersebut.

“Koalisi ini memberikan keunggulan besar bagi pasangan Fahmi-Ikhwan, karena partai-partai pengusung memiliki basis suara yang kuat dan tersebar di seluruh wilayah Paser,” lanjut Burhanuddin. Selain itu, dukungan juga datang dari lima partai lain, yaitu PKS, PAN, Perindo, Hanura, dan PSI, meskipun partai-partai tersebut tidak memiliki kursi di DPRD Kabupaten Paser.

Berdasarkan data dari KPU Kabupaten Paser, partai-partai tambahan ini juga menyumbang suara signifikan, dengan PKS memperoleh 4.353 suara sah, PAN 4.725 suara sah, Perindo 1.637 suara sah, Hanura 668 suara sah, dan PSI 402 suara sah. “Meskipun mereka tidak mendapatkan kursi, kontribusi suara dari partai-partai ini tetap menjadi bagian penting dari strategi kemenangan kami,” ujar Burhanuddin.

Selain dukungan politik, Fahmi Fadli dan Ikhwan Antasari juga dikenal memiliki pengalaman politik yang kuat. Fahmi saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Paser, sementara Ikhwan adalah Ketua DPD Golkar Kabupaten Paser. Di bawah kepemimpinan mereka, kedua partai berhasil meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Paser pada Pemilu 2024, dibandingkan pemilu sebelumnya.

Fahmi dan Ikhwan juga memiliki rekam jejak yang solid di pemerintahan. Sebelumnya, keduanya pernah duduk di DPRD Kabupaten Paser. Fahmi, yang kemudian mundur pada 2020 untuk maju dalam Pilkada Paser 2020, berhasil memenangkan pemilihan tersebut, mengungguli tiga pasangan calon lainnya.

Modal popularitas dan elektabilitas Fahmi Fadli juga menjadi keunggulan tersendiri. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh PolMark Research Center (PRC), popularitas Fahmi mencapai 94,9 persen, dengan tingkat kesukaan sebesar 86,8 persen. Lebih dari itu, potensi terpilih kembali mencapai 70 persen, angka yang sangat tinggi untuk calon petahana.

“Masyarakat Paser melihat rekam jejak Fahmi Fadli sebagai Bupati sangat positif. Ia dikenal tegas, cepat dalam mengambil keputusan, dan selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Hal ini memperkuat elektabilitasnya di Pilkada 2024,” tambah Burhanuddin.

Di bawah kepemimpinan Fahmi sebagai Bupati periode 2021-2024, berbagai program pembangunan dan pelayanan publik terus didorong, meskipun ia belum genap empat tahun menjabat. “Popularitas beliau didukung oleh hasil kerja nyata di lapangan, dan hal ini menjadi kekuatan besar yang tidak bisa dipandang sebelah mata,” tutup Burhanuddin.

Dengan kombinasi dukungan partai besar, pengalaman politik, dan popularitas di kalangan masyarakat, pasangan Fahmi-Ikhwan menjadi kandidat unggulan dalam Pilkada Paser 2024. (*/yes)