Komisi III Pertanyakan Nasib Korban Lubang Tambang, Jasno: Jangan Menguap, Harus Ada Kejelasan!
NUSSA.CO, SAMARINDA – Komisi III DPRD Samarinda kembali mempertanyakan kelanjutan kasus meninggalnya korban MAW (29) dilubang milik PT Energi Citra Industritama (ECI) Sabtu 6 Juni lalu.
Legislator asal daerah pemilihan Samarinda 2 (Palaran, Samarinda Seberang, dan Loa Janan) Jasno, kembali mengingatkan penanganan kasus yang menambah daftar panjang korban meninggal di lubang tambang di Kaltim ini.
“Jangan menguap, harus ada kejelasan. Kasian warga yang terus-menerus jadi korban,” tegas Jasno.
Jasno menyayangkan sikap pemerintah yang tidak tegas dengan pelaku usaha pertambangan yang tidak bertanggung jawab di Samarinda.
Kesana pembiaran menyebabkan korban terus berguguran. Tercatat sudah 53 Korban jiwa menurut data Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kaltim.
“53 itu bukan angka yang sedikit, 1 saja sudah banyak. Kalau dibiarkan terus-menerus mau sampai berapa lagi korbannya,” lanjutnya.
Politisi asal Partai Amanat Nasional ini juga meminta Dinas ESDM Kaltim mengawal kasus ini hingga menjadi terang. “ESDM Kaltim itu representasi pemerintah pusat di daerah, harus aktif mengawal, jangan sampai ada kesan pembairan, wajar kalau kemudian warga menaruh kecurigaan,” terangnya.
Korban inisial MAW merupakan korban ke 4 di lubang milik PT ECI. Hingga kini belum ada sangsi tegas kepada pemilik perusahaan.
“Harus ada sangsi tegas. Sampai hari ini tidak itu sangsi, perusahaan menganggap ini baik-baik saja. Warga terus yang menjadi korban,” tutupnya. *)
Tinggalkan Balasan