Loadingtea

NUSSA.CO, TOLITOLI – Upaya Pemerintah Kabupaten Tolitoli mengevaluasi dan menilai kinerja pemerintahan di tingkat desa, salah satunya dilakukan melalui program Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yakni berupa Lomba Desa tingkat Kabupaten Tolitoli, tahun 2025.

Penilaian Lomba Desa dilakukan dalam berbagai aspek prestasi yang dicapai pemerintah desa bersama masyarakatnya, yang muaranya akan bertumpu pada upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat desa dan kelurahan.

Lokus hari ketiga penilaian lomba berlangsung di Aula Kantor Desa Lingadan Kecamatan Dako Pemean, Rabu, (07/05/2025).

Sejumlah pejabat yang turut hadir dan meramaikan kegiatan ini di antaranya, unsur Forkopimca Dako Pemean, Kepala Dinas PMD Tolitoli, Syamsuh S.Ag, MSi, OPD, tim penilai lomba desa, kepala desa dan pengurus BPD se-Kecamatan Dako Pemean, tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan seluruh masyarakat Desa Lingadan.

Adapun penilaian lomba desa yang rutin digelar setiap tahunnya ini meliputi, tata pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Selain itu inovasi dan kreatifitas, pemberdayaan masyarakat serta pengelolaan sumber daya desa juga menjadi target penilaian tim.

Adapun desa yang berhasil masuk tahapan seleksi lima besar untuk mengikuti lomba desa yakni, Desa Anggasan Kecamatan Dondo, Desa Kamalu Kecamatan Ogodeide, Desa Pangi Kecamatan Baolan, Desa Lingadan Kecamatan Dako Pemean serta Desa Ginunggung Kecamatan Galang.

Camat Dako Pemean Arham Jacub SH dalam sambutannya mengaku bangga atas partisipasi dan perhatian pemkab, khususnya Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya.

Kata Arham, lomba desa memiliki peran besar dalam membantu menggali potensi desa, memperoleh saran dan masukan bagi perkembangan masyarakat Desa Lingadan.

Ditambahkan, semangat gotong royong merupakan simbol pemerintah daerah masih melekat dan senantiasa diwujudkan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan, yang terwujud dari sikap elok dan ramah tamah serta sikap religius para warga dan selalu menjaga amanah dan tanggungjawab. Karena itu Desa Lingadan mengusung Jargon sebagai Desa “Bersahabat”.

Sementara, Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya didampingi Ketua TP-PKK Tolitoli, Hj. Sriyanti Dg. Parebba mengajak

seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas desa.

Karena hanya dengan kekompakan dan kerjasama, pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif dapat benar-benar terwujud.

“Kepada tim penilai saya harapkan memberi penilaian yang objektif, transparan, sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan serta menjadi motivasi bagi semua desa. Saya juga berpesan, juara lomba desa ini tentunya akan membawa perubahan besar dan mewakili Kabupaten Tolitoli hingga di tingkat yang lebih tinggi lagi,” pesan bupati. (Adv)

Sumber. : Dinas Kominfo, Santik Kab. Tolitoli 

Artikel : Alimuddin, SE

Redaktur : Herlina SH 

Editor : Lukas Sara