Momentum HUT ke-128, DPRD Balikpapan Soroti Krisis Air Bersih dan Kemacetan
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Dalam momentum perayaan HUT ke-128 Kota Balikpapan, Anggota DPRD Balikpapan, Japar Sidik, menegaskan bahwa peningkatan pelayanan publik harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia menyoroti sejumlah permasalahan krusial yang masih dihadapi masyarakat, seperti krisis air bersih, keterbatasan suplai gas LPG 3 kg, serta potensi kemacetan seiring dengan pesatnya pertumbuhan penduduk.
Menurutnya, meskipun Balikpapan telah memperoleh berbagai penghargaan dalam pembangunan, masih banyak aspek yang perlu dibenahi agar pelayanan publik semakin optimal. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah ketersediaan air bersih, yang hingga kini masih dikeluhkan oleh warga. “Pemerintah harus memastikan bahwa proyek suplai air bersih dari Waduk Sepaku berjalan tepat waktu dan sesuai target. Selain itu, revitalisasi jaringan pipa yang sudah berusia lama juga harus menjadi prioritas agar pelayanan air bersih lebih stabil dan berkualitas,” ujar Japar.
Selain krisis air bersih, Japar juga menyoroti permasalahan transportasi yang semakin kompleks. Ia mengingatkan bahwa sebagai gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan akan mengalami lonjakan jumlah penduduk. Jika tidak ada langkah antisipatif sejak sekarang, kemacetan yang lebih parah dapat terjadi di masa mendatang. “Balikpapan akan semakin padat dengan masuknya penduduk baru yang datang seiring pembangunan IKN. Jika tidak ada perencanaan transportasi yang matang, kita bisa menghadapi kemacetan yang sulit dikendalikan,” tambahnya.
Japar juga mengingatkan agar permasalahan kota tidak dibiarkan hingga menjadi kronis sebelum dicarikan solusi, seperti yang terjadi pada layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). “Jangan sampai kita mengalami kasus seperti PDAM, di mana masalahnya sudah kronis baru dicarikan solusi. Perencanaan jangka panjang harus dilakukan sejak sekarang,” tegasnya.
Ia pun menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif untuk memastikan pembangunan Balikpapan berjalan secara berkelanjutan. Dengan perencanaan yang matang dan eksekusi yang tepat, ia optimistis Balikpapan dapat berkembang menjadi kota yang lebih maju dan layak huni bagi seluruh warganya. (Adv)
Tinggalkan Balasan