Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan bahwa penanganan banjir, peningkatan kualitas pendidikan, dan penyediaan air bersih akan menjadi fokus utama dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa ketiga sektor tersebut diprioritaskan guna menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kota Balikpapan. “Penanganan banjir akan tetap menjadi perhatian utama kami. Beberapa titik rawan telah kami tinjau, termasuk wilayah hulu Sungai Ampal yang berpotensi untuk dibangun bozem baru. Selain itu, kami juga akan melanjutkan program normalisasi sungai di kawasan hilir untuk mengurangi risiko banjir,” ungkap Bagus, Kamis (13/3/2025).

Dalam hal penyediaan air bersih, Pemkot Balikpapan berencana meningkatkan kapasitas produksi air bersih yang dikelola Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB). Upaya ini diharapkan mampu menjawab tingginya kebutuhan air bersih yang seiring waktu terus meningkat.

Selain itu, Pemkot Balikpapan juga tengah mengkaji potensi pemanfaatan air baku dari Sungai Mahakam sebagai sumber tambahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di masa mendatang. Kajian ini melibatkan berbagai pihak guna memastikan kelayakan dan efektivitasnya.

“Kami terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk membahas langkah strategis dalam penyediaan air bersih. Harapannya, pasokan air baku yang stabil dapat memperkuat layanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Di sektor pendidikan, Bagus menegaskan pentingnya penambahan jumlah sekolah, terutama untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Langkah ini bertujuan untuk menampung jumlah siswa yang terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk.

Pemkot Balikpapan juga aktif menjalin komunikasi dengan DPRD Provinsi Kalimantan Timur untuk mendapatkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi. Dukungan anggaran ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan fasilitas pendidikan, sehingga kualitas layanan pendidikan di Kota Balikpapan semakin meningkat.

“Kami optimis dengan dukungan berbagai pihak, pembangunan Kota Balikpapan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Harapannya, berbagai program yang dirancang mampu menjadikan Balikpapan sebagai kota yang nyaman dihuni dengan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkas Bagus.

Pemkot Balikpapan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan agar kebijakan yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga. (Adv/DiskominfoBpp)