Pemkot Balikpapan Siapkan Posko dan Sistem Pengawasan Ketat untuk PPDB 2025
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk menjamin pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2025/2026 berjalan secara transparan, adil, dan tanpa celah manipulasi. Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, menyatakan bahwa seluruh proses seleksi akan diawasi secara ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan kuota maupun rekayasa data peserta.
Penegasan itu disampaikan Bagus saat memberikan keterangan pers di Gedung Parkir Klandasan, lantai 8, Senin (23/6/2025). Ia memastikan bahwa seluruh perangkat teknis dan sumber daya manusia di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah siap mengawal seluruh tahapan PPDB, mulai dari verifikasi awal hingga Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS).
“Semua jalur penerimaan—baik zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua, maupun prestasi—telah diatur sesuai regulasi dari pusat dan ditindaklanjuti dengan petunjuk teknis yang disesuaikan dengan kondisi lokal,” ujarnya.
Pelaksanaan tahapan SPMB sendiri dimulai dengan proses verifikasi dan validasi data pada 24 Juni 2025 dan berlangsung secara bertahap hingga PLS yang dijadwalkan selesai pada 26 Juli 2025. Pemerintah mengimbau orang tua calon peserta didik untuk aktif memahami tahapan dan menyiapkan dokumen yang diperlukan sejak dini.
Untuk mengantisipasi kendala teknis maupun kebutuhan informasi, Disdikbud juga telah menyiapkan posko layanan informasi di setiap satuan pendidikan. Posko ini akan melayani konsultasi, pendampingan teknis, serta menerima pengaduan selama proses PPDB berlangsung.
“Pelayanan maksimal dan keterbukaan informasi menjadi prioritas utama kami tahun ini. Kami ingin masyarakat merasa dilayani dengan baik dan mendapat hak pendidikan yang adil,” kata Bagus.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk peran aktif masyarakat dalam mengawasi dan melaporkan jika ditemukan indikasi pelanggaran.
Dengan sistem yang lebih terintegrasi dan dukungan perangkat yang sudah disiapkan, Pemkot optimistis PPDB tahun ini bisa menjadi contoh tata kelola pendidikan yang baik dan berintegritas, serta menjamin akses pendidikan bagi seluruh anak di Balikpapan secara setara. (Adv/DiskominfoBpp)
Tinggalkan Balasan