Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat komitmennya dalam pelayanan publik melalui pengelolaan anggaran yang efisien dan transparan. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin, usai memaparkan capaian realisasi anggaran tahun 2024 yang mencapai angka positif di berbagai sektor.

Dari total pagu anggaran yang telah mengalami perubahan menjadi Rp2,8 miliar, Pemkot berhasil merealisasikan dana sebesar Rp2,48 miliar atau sekitar 88 persen. Realisasi ini mencerminkan pengelolaan anggaran yang efektif dalam menunjang berbagai program prioritas.

Sektor pendidikan menjadi fokus utama, dengan alokasi Rp1,036 miliar dan realisasi Rp903 juta (87,2%). Dana ini digunakan untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah serta meningkatkan kompetensi guru di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Di sektor kesehatan, alokasi mencapai Rp1,08 triliun dengan realisasi Rp1,03 triliun (92,68%). Program difokuskan pada peningkatan layanan puskesmas, fasilitas kesehatan dasar, serta upaya promotif dan preventif.

Sektor permukiman dan perumahan mendapatkan alokasi Rp45 miliar, dengan realisasi sebesar Rp37 miliar (82,8%) untuk mendukung infrastruktur dan penyediaan hunian layak. Sementara itu, sektor ketenteraman dan ketertiban umum yang dikelola Satpol PP juga menunjukkan capaian tinggi, dengan realisasi Rp91 miliar dari total anggaran Rp99 miliar (91,76%).

Pada sektor sosial, Pemkot merealisasikan 94,3 persen dari anggaran Rp21 miliar, difokuskan untuk pemberdayaan masyarakat dan bantuan sosial. Ketahanan pangan juga menjadi perhatian dengan realisasi 95 persen dari anggaran Rp14,47 miliar.

Muhaimin menegaskan bahwa pengelolaan anggaran yang transparan dan efisien bukan hanya soal angka, tetapi berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, ia berharap penguatan program pelayanan dasar terus ditingkatkan agar manfaatnya makin dirasakan oleh seluruh warga Balikpapan. (Adv/DiskominfoBpp)