Loadingtea

NUSSA.CO, BERAU – Polres Berau menerima tambahan kekuatan dari 50 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Brimob Polda Kalimantan Timur guna menjaga situasi tetap kondusif pasca-Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2024. Kedatangan personel Brimob tersebut disambut langsung oleh Kapolres Berau, AKBP Khairul Basyar, di Mapolres Berau.

Kapolres Berau menegaskan bahwa fase pasca-pemilihan merupakan periode krusial dalam menjaga stabilitas, terutama saat proses rekapitulasi suara hingga pengumuman hasil resmi.

“Pasca-pemilihan adalah fase krusial. Kehadiran rekan-rekan Brimob diharapkan memastikan tidak ada potensi konflik, baik selama rekapitulasi suara maupun di masyarakat,” ujar Khairul.

Polres Berau bersama Brimob akan memprioritaskan pengamanan distribusi logistik pemilu, pengamanan kantor KPU dan Bawaslu, serta memantau potensi gesekan di masyarakat. Tim patroli gabungan juga telah dibentuk untuk meningkatkan pengawasan di wilayah-wilayah rawan.

Komandan Kompi Brimob C, IPTU Junaidi, menegaskan komitmen penuh untuk mendukung pengamanan di wilayah Berau.

“Kami siap mendukung Polres Berau dalam menjaga keamanan pasca-Pemilukada. Prioritas kami adalah melindungi masyarakat dan memastikan seluruh proses demokrasi selesai dengan baik,” kata Junaidi.

Kehadiran personel Brimob ini diharapkan mampu memperkuat pengamanan dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan di masa pasca-pemilihan.

AKBP Khairul Basyar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana damai.

“Pemilukada adalah proses demokrasi yang harus kita hormati. Hasilnya adalah kemenangan bersama untuk kemajuan daerah. Mari kita jaga suasana ini agar tetap damai,” imbaunya.

Dengan sinergi antara Polres Berau dan Brimob, serta dukungan masyarakat, diharapkan Berau dapat melewati fase pasca-Pemilukada 2024 dengan aman dan menjadi contoh sukses dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia. (Adv)