Loadingtea

NUSSA.CO, TOLITOLI – Kerja keras kabupaten/kota se-Sulalwesi Tengah, tak terkecuali Kabupaten Tolitoli dalam upaya penurunan angka kasus stunting, mendapat apresiasi Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Urusan Pemerintah Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada acara Rembuk Stunting 2024 di Ruangan Nagana Bappeda, Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (26/07/2024).

Pertemuan kali ini dihadiri Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah (SUPD) III, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri (via zoom), bupati/wali kota se Sulteng, Perangkat Daerah Lingkup Provinsi Sulteng, Kepala Bappeda Kabupaten/Kota Se Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten/Kota se Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala TVRI Sulteng serta Anggota TPPS Provinsi Sulteng.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulteng yang disampaikan M. Sadly Lesnusa mengatakan, Pembangunan sumber Daya Manusia merupakan modal utama dalam konteks pencapaian visi Indonesia Emas Tahun 2045, begitu juga pencegahan stunting dilakukan melalui intervensi gizi yang terpadu yakni gizi spesifik dan sensitif melalui kolaborasi multi Stakeholder.

Keberhasilan Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Sulawesi Tengah yang telah bekerja keras dalam menurunkan angka stunting melalui indikator Rencana Aksi Nasional penurunan stunting yang terdiri dari : Klaster data presisi 38 indikator, Klaster manajerial 10 indikator dan Klaster operasional 42 indikator, ditambah lagi dengan data penilaian 8 aksi konvergensi yang dilaporkan melalui aplikasi Web Bangda oleh Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah yaitu, Aksi 1 Analisa situasi Stunting. Aksi 2 Rencana kegiatan. Aksi 3 Rembuk Stunting. Aksi 4 Regulasi tentang Stunting. Aksi 5 Pembinaan Unsur Pelaku. Aksi 6 Sistem Manajmen data.

Kemudian, tim Panelis Konvergensi Aksi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Tengah mengkonfirmasi kebenarannya melalui wawancara ke TPPS Kabupaten hingga TPPS desa.

Dalam penurun stunting Kabupaten Tolitoli pada tahun 2022 angka stunting di Kabupaten Tolitoli sebesar 30,7 Persen dan pada Tahun 2023 turun menjadi 29,0 persen turun 1,7 persen semua ini adalah berkat kolaborasi antara semua stakeholder yang ada di Kabupaten Tolitoli.

Setelah semua upaya dan kerja keras TPPS Kabupaten dan TPPS Kecamatan dan Desa, Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli yang diWakili oleh Kepala Bappeda Kabupaten Tolitoli selaku Wakil Ketua TPPS Kabupaten Tolitoli Salman Hi. Yahya, SH, MH menerima Piagam Penghargaan Predikat Terbaik V (lima) dari 13 (tiga belas) Kabupaten/Kota se Provinsi Sulteng.

Adapun pemenang penghargaan Konvergensi Percepatan Penurun Stunting Kabupaten/Kota Tahun 2024 yakni Predikat Terbaik 1 di raih Kabupaten Parigi Moutong (124 Point), Predikat Terbaik 2 diraih Kota Palu (122 point), Predikat Terbaik 3 diraih Kabupaten Tojo Una-Una (115 point), Predikat Terbaik 4 diraih Kabupaten Banggai Kepulauan (110 point), Predikat Terbaik 5 diraih Kabupaten Tolitoli (108 Point) dan Predikat Terbaik 6 diraih Kabupaten Sigi (104 point) atas prestasi dalam penilaian kinerja 8 (delapan) aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi Kabupaten/Kota se Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2024, selain piagam Penghargaan Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli juga mendapatkan Bonus sebesar Rp 100.000.000.

“Kepada tim TPPS Kabupaten Tolitoli saya ucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi, atas kerja keras dan keberhasilannya dalam menurunkan angka kasus stunting di Kabupaten Tolitoli. Dan kita akan terus berupaya, sehingga kasus stunting terus berkurang, bahkan diharapkan tidak ada lagi kasus stunting di Tolitoli,” harap wabupati seraya menyampaikan apresiasinya melalui media ini. (adv/ham)

Redaktur : Herlina, SH
Sumber : Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Kab.Tolitoli.