Tetap Puasa Meski Bekerja, Bupati Beri Apresiasi Kerja Keras DLH, BPBD dan Damkar Bersihkan Sisa Banjir
NUSSA.CO, TOLITOLI – Meski terik panas di bulan Ramadan, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD dan Damkar pantang mundur bersihkan puluhan titik jalan berlumpur, pasca banjir. Bahkan tetap berpuasa.
Aksi heroik itu, sontak menuai pujian dari kalangan masyarakat, tak terkecuali Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya, dan Wabup Moh. Besar Bantilan.
“Kami pemerintah daerah sangat berterimakasih atas dedikasi petugas DLH, BPBD, dan Damkar yang telah membersihkan jalan berlumpur pasca banjir. Meski panas terik, puasa lagi, tetap saja bekerja. Kelihatannya spele, tetapi ini amal besar, kerja keras kalian patut mendapat apresiasi karena untuk kepentingan bersama,” ungkap bupati memberikan apresiasi.
Selain petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan DLH, para camat, lurah juga ikut bekerja membersihkan kota dari sisa lumpur dan debu pascabanjir, meskipun sedang menjalani ibadah puasa.
Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya kepada para petugas yang tetap menjalankan tugas di tengah kondisi yang tidak mudah, berpuasa. “Saya selaku pemerintah daerah Tolitoli sangat mengapresiasi kinerja dari OPD terkait yang telah bekerja dengan sepenuh hati dalam membersihkan kota di bulan puasa,” ucap wabup.
Aksi bersih-bersih jalan di ibukota Tolitoli dilakukan pada hari ke-25 Ramadan. Hampir seluruh lembaga OPD maupun vertikal bersama-sama membersihkan lingkungan kerjanya masing-masing.
Selain itu, Wabup juga memuji rasa kepedulian masyarakat Kota Cengkeh, dengan ikut serta dalam aksi gotong royong membersihkan area terdampak. Semangat kebersamaan dan kepedulian inilah menjadi bukti bahwa warga Tolitoli tetap kuat menghadapi bencana.
Sementara Itu, Bupati H. Amran H. Yahya berharap, kerja sama membersihkan jalan pasca banjir bisa cepat teratasi, sehingga kota bisa kembali bersih dan nyaman, khususnya bagi masyarakat yang sedang menjalani ibadah puasa.
Ia juga mengimbau warga untuk tetap waspada, sebab potensi banjir di Tolitoli masih bisa terjadi kapan pun, apalagi Tolitoli termasuk daerah dengan intensitas hujan yang cukup tinggi. “Namun begitu, saya juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat, sebab akan berpengaruh baik tidaknya saluran air atau drainase,” tegasnya. (ham)
Tinggalkan Balasan