DPMD PPU Tingkatkan Kapasitas Pengelola Bumdes
NUSSA.CO, PPU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berkomitmen meningkatkan kapasitas pemerintah desa dalam mengelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar coaching clinic dan bimbingan teknis (bimtek) khusus bagi pengelola Bumdes.
“Setiap desa di PPU punya karakteristik dan tantangan berbeda dalam mengelola Bumdes. Pendampingan ini penting agar Bumdes dapat mengoptimalkan potensi ekonomi dan meningkatkan kapasitas SDM desa,” ujar Tita pada Selasa (15/10/2024).
DPMD PPU berencana membentuk tim pendamping untuk membantu mengatasi kesulitan yang dialami pengelola Bumdes di setiap desa.
“Kami akan menyiapkan tim khusus untuk mendampingi desa. Lewat coaching clinic dan bimtek ini, pengelola Bumdes bisa lebih memahami tugasnya,” kata Tita.
Zulbair Amin, salah satu anggota tim DPMD, menambahkan bahwa pengelolaan Bumdes sebaiknya mencontoh prinsip pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Namun, tujuan utama Bumdes tetap pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kami turun langsung ke kantor-kantor Bumdes di desa-desa PPU dan menemukan banyak kelemahan, terutama dalam administrasi dan keuangan,” ungkap Zulbair.
Menurut Zulbair, pengelola Bumdes seharusnya memiliki keahlian dan minat dalam bisnis. Namun, banyak pengurus yang hanya ditunjuk untuk mengisi struktur tanpa kontribusi signifikan. Pengelolaan yang kurang efektif ini mempengaruhi sistem honorarium pengurus, sehingga tak semua orang berminat mengisi struktur pengurus.
Berdasarkan hasil evaluasi dan masukan masyarakat, DPMD PPU berkomitmen memperbaiki pengelolaan Bumdes agar lebih optimal dan berkelanjutan. (Adv/DiskominfoPPU)
Tinggalkan Balasan