IKN Jadi Harapan Pemkab PPU Tarik Minat Dokter untuk Daerah
NUSSA.CO, PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah berupaya mengatasi kekurangan tenaga medis, khususnya dokter, dengan menerapkan skema outsourcing. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap minimnya minat dokter untuk bekerja di daerah tersebut, meskipun sektor kesehatan menjadi prioritas utama dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Sekretaris Daerah PPU, Tohar, mengungkapkan bahwa meskipun anggaran untuk sektor kesehatan telah dialokasikan, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 gagal memenuhi kebutuhan dokter. Dari 62 formasi tenaga kesehatan yang dibuka, termasuk 10 untuk posisi dokter, tidak ada pelamar yang mendaftar.
“Dalam penerimaan CPNS tahun 2024, tidak ada pelamar untuk formasi dokter. Hal ini memaksa kami mencari solusi alternatif,” ujar Tohar.
Skema Outsourcing sebagai Alternatif
Untuk memenuhi kebutuhan mendesak, Pemkab PPU akan mengalokasikan anggaran guna menggaji dokter melalui kontrak outsourcing. Skema ini dinilai efektif untuk memenuhi kekosongan posisi dokter sambil menunggu penerimaan CPNS di tahun berikutnya.
“Kami sudah menerapkan skema outsourcing tenaga dokter pada 2024 dan akan melanjutkannya tahun depan. Ini adalah langkah sementara untuk memastikan kebutuhan medis masyarakat terpenuhi,” tambahnya.
Tohar menjelaskan, minimnya minat dokter untuk bekerja di PPU disebabkan oleh kurangnya fasilitas pendukung dan peluang praktik pribadi dibandingkan kota-kota besar. Kondisi ini telah berlangsung beberapa tahun dan berdampak pada pelayanan kesehatan di wilayah Benuo Taka.
Harapan dari Kehadiran IKN
Dengan adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, Tohar optimistis bahwa daya tarik wilayah PPU akan meningkat. Ia berharap kehadiran IKN dapat menarik lebih banyak dokter untuk bekerja di PPU.
“Kami berharap dengan kemajuan pembangunan, lebih banyak dokter tertarik bekerja di sini. Kehadiran IKN memberikan peluang besar untuk membangun fasilitas yang lebih baik dan menarik tenaga medis berkualitas,” tutupnya.
Pemkab PPU terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, meskipun menghadapi tantangan besar dalam hal pemenuhan tenaga medis. (Adv/DiskominfoPPU)
Tinggalkan Balasan